Keluarga Berduka, Praka Satria Taopan Gugur di Papua

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Almarhum Praka Satria Tino Taopan, prajurit TNI AD yang dikenal ramah dan berdedikasi tinggi, gugur saat menjalankan tugas negara di Papua Pegunungan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga di Kupang, NTT. (Foto: Dok. Keluarga)

Almarhum Praka Satria Tino Taopan, prajurit TNI AD yang dikenal ramah dan berdedikasi tinggi, gugur saat menjalankan tugas negara di Papua Pegunungan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga di Kupang, NTT. (Foto: Dok. Keluarga)

 

Kupang,Metrotimornews.id– Suasana duka menyelimuti keluarga dan masyarakat di Kota Kupang setelah Praka Satria Tino Taopan, anggota TNI Angkatan Darat asal Nusa Tenggara Timur (NTT), gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat menjalankan tugas negara di Papua Pegunungan.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026, di Kampung Yomugaru, Distrik Mebarok, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, ketika pasukan tengah melakukan pengamanan di wilayah rawan konflik.

Almarhum, yang dikenal sebagai prajurit berdedikasi tinggi, menjabat Praka di Satgas Pamtas Mobile Yonif 100/Prajurit Setia Kodam I/Bukit Barisan dan merupakan putra dari pasangan Dominggus Taopan dan Dorkas Yohana dari Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Kenangan Terakhir dan Pesan Keluarga

Di rumah duka, ayah almarhum, Dominggus Taopan, mengenang percakapan terakhirnya dengan Satria saat Natal 25 Desember 2025. Dalam telepon itu, Satria menyampaikan rencana masa depan:

“Bapak dan mama harus ketemu orang tua calon istri. Rencana nikah bulan Juni 2026.”

Rencana bahagia itu berubah menjadi duka mendalam ketika kabar gugurnya putra sulung mereka tiba. Dominggus terlihat terpukul dan tak kuasa menahan kesedihan di rumah duka. (Timex Kupang)

Karier dan Perjalanan Hidup

Praka Satria Tino Taopan, 29 tahun, dikenal sejak kecil bercita-cita menjadi prajurit. Ia lulus menjadi anggota TNI AD pada 2018 setelah mengikuti seleksi berkali-kali, menunjukkan semangat pantang menyerah dalam mewujudkan impiannya.

Rekan-rekan dan keluarga mengingatnya sebagai sosok yang mudah bergaul, ramah, dan pekerja keras. Dedikasinya juga membawa dirinya terlibat dalam berbagai tugas, termasuk operasi pengamanan di daerah konflik.

Almarhum Praka Satria Tino Taopan, prajurit TNI AD yang dikenal ramah dan berdedikasi tinggi, gugur saat menjalankan tugas negara di Papua Pegunungan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga di Kupang, NTT. (Foto: Dok. Keluarga)

Kedatangan Jenazah dan Prosesi Pemakaman

Jenazah Praka Satria Taopan tiba di rumah duka di Kelurahan Oepura, Kota Kupang, disambut oleh isak tangis keluarga, kerabat dan pelayat yang memberikan penghormatan terakhir.

Rencananya, almarhum akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Darmaloka, Kota Kupang, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa.

Reaksi Masyarakat dan Pihak Militer

Keluarga, kerabat, dan masyarakat setempat menyatakan duka yang mendalam, mengenang almarhum sebagai pahlawan yang berani mempertaruhkan nyawa demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pihak militer juga memberikan penghormatan, menyebut gugurnya Praka Satria sebagai pengorbanan besar dalam tugas negara.

***

Berita Terkait

Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta
Trofeo Generasi Muda Skinu 2026 Resmi Berlabuh, Oe’ekam Warriors FC Tampil Sebagai Juara
Fr. Athanasius: Di Usia ke-20,FQI Kefamenanu Komitmen Cetak Generasi Beriman dan Berkarakter
YNS Apresiasi Prestasi Hanny Babys, Offroader Putri Asal TTS yang Harumkan Nama NTT di Pentas Nasional
Zikir dan Doa Kebangsaan Awali Rangkaian HUT ke-81 RI, Pimpinan IAKN Kupang Teguhkan Komitmen Merawat Kerukunan Bangsa
Peletakan Batu Pertama Warnai HUT ke-79 GMIT Imanuel Kuatnana, Tonggak Baru Pelayanan dan Iman Jemaat
Sat Resnarkoba Perketat Pengawasan di Pelabuhan Waingapu
PLH SEKDA NTT: “JANGAN LUPAKAN ALMAMATER” – HUT SDK YASWARI 3 NIKI-NIKI JADI TELADAN SEKOLAH LAIN

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:49

Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:36

Trofeo Generasi Muda Skinu 2026 Resmi Berlabuh, Oe’ekam Warriors FC Tampil Sebagai Juara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:33

Fr. Athanasius: Di Usia ke-20,FQI Kefamenanu Komitmen Cetak Generasi Beriman dan Berkarakter

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:18

YNS Apresiasi Prestasi Hanny Babys, Offroader Putri Asal TTS yang Harumkan Nama NTT di Pentas Nasional

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:50

Peletakan Batu Pertama Warnai HUT ke-79 GMIT Imanuel Kuatnana, Tonggak Baru Pelayanan dan Iman Jemaat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:04

Sat Resnarkoba Perketat Pengawasan di Pelabuhan Waingapu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:36

PLH SEKDA NTT: “JANGAN LUPAKAN ALMAMATER” – HUT SDK YASWARI 3 NIKI-NIKI JADI TELADAN SEKOLAH LAIN

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:11

Tolak RALB Sepihak, Manajemen Kopdit Swasti Sari Tegaskan Agenda 1 Agustus 2026 Tidak Sah dan Bertentangan dengan AD/ART

Berita Terbaru