Turnamen Bola Voli Kot’olin Cup I Resmi Digelar, 30 Tim Berlaga Meriahkan Kompetisi Perdana di Kecamatan Kot’olin

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KOT’OLIN, METROTIMOR NEWS.ID – Turnamen bola voli Kot’olin Cup I resmi digelar di Lapangan SMP Karya Kot’olin, Kecamatan Kot’olin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Senin malam, 22 September 2025. Turnamen perdana yang digagas oleh Ketua Komisi I DPRD TTS, Marthen Natonis, S.Hut., M.Si., ini diikuti oleh 30 tim, terdiri dari 21 tim putra dan 9 tim putri dari kalangan pelajar SMA/SMK dan pemuda/i se-Kecamatan Kot’olin.

Pembukaan turnamen dilakukan secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten TTS, Wilgo Nenometa, S.E., yang hadir mewakili Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H. Dalam sambutannya, Wilgo mengapresiasi penyelenggaraan turnamen dan menekankan pentingnya sikap profesional dari para wasit serta sportivitas dari para pemain dan penonton.“Saya berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga membentuk karakter dan kedisiplinan para atlet muda. Kami dari Dispora akan terus mendukung kegiatan serupa di wilayah lain tahun ini,” tegas Wilgo.

Sementara itu, penggagas kegiatan, Marthen Natonis, menyampaikan bahwa Kot’olin Cup I tidak hanya bertujuan mencari bibit unggul atlet bola voli, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali persaudaraan antar desa di Kecamatan Kot’olin.“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antar desa. Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun dan menjadi wadah pembinaan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter,” ujar Marthen.

Ketua panitia, Yedis Kase, S.Pd., menjelaskan bahwa turnamen ini melibatkan perwakilan dari seluruh desa di Kecamatan Kot’olin, menjadikannya sebagai ajang silaturahmi dan pemersatu pemuda lintas desa.“Kami melaksanakan turnamen ini bukan hanya untuk mencari pemenang, tetapi juga untuk membina potensi generasi muda Kot’olin agar kelak bisa mewakili daerah pada ajang yang lebih tinggi,” jelas Yedis.

Yedis juga mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat begitu tinggi. Lebih dari 500 orang hadir di acara pembukaan, memberikan semangat tambahan bagi panitia untuk menjalankan turnamen dengan lancar, tertib, dan penuh sportivitas.

Pertandingan-pertandingan dalam turnamen ini dipimpin oleh wasit yang direkomendasikan oleh PBVSI Kabupaten TTS, guna memastikan bahwa setiap laga berjalan secara profesional dan adil.

Turnamen Kot’olin Cup I dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan hingga babak final, yang akan menentukan juara umum di dua kategori: putra dan putri.

Turut hadir dalam pembukaan acara ini sejumlah tokoh penting, antara lain:

  • Habel Hotty (Wakil Ketua Komisi II DPRD TTS),
  • Agripa Bako, S.Kom (Anggota Komisi IV),
  • Askenas Afi (Anggota Komisi III),
  • Jhon Karibera (Anggota Komisi II),
  • Yermias Kabnani (Anggota Komisi I),
  • Camat Kot’olin Ayub Sapai,
  • Bhabinkamtibmas Kecamatan Kot’olin,
  • Kepala Desa Kot’olin Agustinus Nome,
  • Tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh adat,
  • Perwakilan dari delapan desa se-Kecamatan Kot’olin.

Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, Kot’olin Cup I diharapkan menjadi titik awal pembinaan atlet muda dan penguatan solidaritas masyarakat Kot’olin ke depannya.#MTID-TIM

Berita Terkait

Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta
Mencatat Tetap Relevan di Era Digital: Literasi sebagai Fondasi, Video sebagai Penguat Pembelajaran
Momen Lucu Warnai Final Piala Dunia 2026, Wasit Tak Sengaja “Semprot” Pemain Spanyol, Stadion Pecah Tawa
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Tumbangkan Argentina Lewat Gol Dramatis di Perpanjangan Waktu
Mahasiswa KKN Institut Agama Kristen Negeri Kupang Mahasiswa berdampak, Desa Berdaya
Tutup Apebuan Cup II, Bupati Doni Dihen Apresiasi Kualitas Permainan dan Sportivitas Pemain
Kurikulum Merdeka dan Deep Learning Mata Pelajaran Informatika: Model yang Sama, tetapi Membingungkan Guru
Jaksa Bongkar Polisi, Polisi Bongkar Jaksa: Bagaimana Nasib Negara Ini?

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:49

Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:27

Mencatat Tetap Relevan di Era Digital: Literasi sebagai Fondasi, Video sebagai Penguat Pembelajaran

Senin, 20 Juli 2026 - 23:52

Momen Lucu Warnai Final Piala Dunia 2026, Wasit Tak Sengaja “Semprot” Pemain Spanyol, Stadion Pecah Tawa

Senin, 20 Juli 2026 - 16:23

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Tumbangkan Argentina Lewat Gol Dramatis di Perpanjangan Waktu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:00

Mahasiswa KKN Institut Agama Kristen Negeri Kupang Mahasiswa berdampak, Desa Berdaya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:01

Tutup Apebuan Cup II, Bupati Doni Dihen Apresiasi Kualitas Permainan dan Sportivitas Pemain

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:40

Kurikulum Merdeka dan Deep Learning Mata Pelajaran Informatika: Model yang Sama, tetapi Membingungkan Guru

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:21

Jaksa Bongkar Polisi, Polisi Bongkar Jaksa: Bagaimana Nasib Negara Ini?

Berita Terbaru