BA’A, Metrotimornews.id – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin memastikan bantuan satu unit combine harvester untuk masyarakat Desa Temas, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao.
Dalam kunjungan tersebut, Usman terlebih dahulu meninjau kawasan Bendungan Lekobatu sebelum berdialog bersama warga dan kelompok tani setempat terkait kebutuhan pertanian di wilayah itu.
Usman mengatakan bantuan alat panen modern tersebut merupakan bagian dari komitmennya memperjuangkan kebutuhan petani di daerah asalnya melalui Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, kehutanan, kelautan, dan perikanan.
“Tahun depan saya kasih bantuan satu combine harvester (mesin pemanen) untuk Desa Temas. Saya juga berharap bantuan traktor roda dua bisa menyusul sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Usman, Kamis (7/5/2025).
Ia menegaskan keberadaan wakil rakyat di DPR RI sangat penting bagi daerah karena seluruh program dan penganggaran kementerian harus mendapat persetujuan parlemen.
Menurut Usman, dirinya memilih berada di Komisi IV DPR RI agar dapat lebih banyak memperjuangkan aspirasi petani di Nusa Tenggara Timur, khususnya Kabupaten Rote Ndao.
Ia juga mengungkapkan perjuangan menghadirkan pembangunan Bendungan Lekobatu dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Pertanian dan pembahasan anggaran di DPR RI. Proyek tersebut, kata dia, sempat tertunda selama bertahun-tahun sebelum akhirnya dikerjakan melalui Instruksi Presiden (Inpres).
“Saya angkat persoalan Bendungan Lekobatu dalam rapat dengan kementerian. Karena ada sawah masyarakat yang harus diselamatkan, akhirnya pekerjaan bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Selain bantuan combine harvester, Usman menyebut masih banyak program pertanian yang dapat diperjuangkan melalui aspirasi DPR RI, di antaranya bantuan traktor roda dua dan roda empat, alat tanam, bibit padi dan jagung, bantuan hortikultura, peternakan hingga pupuk bersubsidi.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao dari PKB, Efendi Hartoyo Muda mengatakan kehadiran Usman Husin di Senayan menjadi kebanggaan masyarakat Rote Ndao karena mampu membuka akses perjuangan anggaran pusat bagi daerah.
Ia menilai pola pendekatan Usman berbeda karena lebih memilih turun langsung ke desa-desa dan berdialog tanpa protokoler ketat agar masyarakat dapat menyampaikan persoalan secara terbuka.
“Beliau hadir langsung ke pelosok dan duduk bersama masyarakat sehingga persoalan dasar yang dihadapi warga bisa diketahui secara langsung,” kata Efendi.
Efendi juga mengungkapkan keterbatasan APBD Kabupaten Rote Ndao akibat efisiensi anggaran membuat pemerintah daerah sulit membiayai seluruh kebutuhan pembangunan. Karena itu, dukungan anggaran pusat melalui DPR RI dinilai sangat penting untuk membantu sektor pertanian dan infrastruktur desa.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Temas, Denreds Elimanafe menyampaikan apresiasi atas perhatian Usman Husin terhadap masyarakat Desa Temas, khususnya pembangunan di kawasan Bendungan Lekobatu.
Ia mengatakan mayoritas masyarakat Desa Temas menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan peternakan sehingga masih membutuhkan berbagai dukungan sarana dan prasarana pertanian dari pemerintah pusat.
“Kami berharap perhatian bapak Usman untuk Desa Temas tidak berhenti di Bendungan Lekobatu saja, tetapi juga untuk kebutuhan dasar masyarakat lainnya,” ujarnya. (*tim)








