SUMBA, METRO TIMORNEWS.ID – Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMTK Setia Sumba pada 27 April hingga 1 Mei 2026.
Kegiatan bertema “Digital Glow Up: Penguatan Etika Bermedia Sosial dan Prestasi Nyata Melalui Pendekatan Psiko-Edukasi Kristen bagi Generasi Z di SMTK Setia Sumba” ini menjadi wadah edukatif bagi para siswa untuk memahami pentingnya membangun identitas digital yang sehat, bijak, dan berkarakter Kristen di era media sosial saat ini.
PKM tersebut dilaksanakan oleh dua dosen dan dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama dengan semangat pelayanan, edukasi, dan penguatan karakter generasi muda. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung interaktif, penuh antusiasme, dan mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah maupun peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, Merling T.L.L.C. Messakh, M.Pd., tampil sebagai pemateri utama dan dipandu moderator Kurniawati Aseleo, M.Pd.K. Merling membawakan materi bertajuk “Siapa Aku di Media Sosial? Model CERMIN: Etika Kristen dalam Pembentukan Identitas Digital Remaja.”
Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan inspiratif, Merling menjelaskan bahwa materi yang dibawakan tahun ini merupakan pengembangan dari konsep sebelumnya yang telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.
“Tahun 2025 materi PKM saya menggunakan Model OTAK dan sudah terbit di jurnal. Fokusnya pada etika tindakan, yaitu bagaimana bersikap di media sosial berdasarkan teori Aristoteles. Tahun ini saya ingin menyoroti etika identitas: siapa saya di media sosial. Saya mengembangkan konsep Model CERMIN yang lahir dari teori Erik Erikson dan Anthony Giddens. Jika OTAK mengajarkan kita berpikir, maka CERMIN mengajarkan kita mengenal diri. OTAK berada pada level perilaku, sedangkan CERMIN berada pada level identitas,” jelasnya.
Ia berharap konsep yang dikembangkan melalui kegiatan PKM tersebut dapat kembali diterbitkan dalam jurnal terakreditasi sebagai kontribusi akademik sekaligus solusi nyata bagi tantangan generasi digital saat ini.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMTK Setia Sumba, Mawida, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim PKM FKIPK IAKN Kupang atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda di era digital.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami, terutama dalam membentuk karakter dan etika bermedia sosial yang positif. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Kegiatan PKM ditutup dengan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) sebagai bentuk penguatan kerja sama antara Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang dan SMTK Setia Sumba dalam mendukung pengembangan pendidikan, pelayanan, serta pembinaan karakter generasi muda Kristen.
Melalui kegiatan ini, FKIPK IAKN Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menyentuh pembentukan identitas, moral, dan spiritual generasi muda agar mampu menjadi pribadi yang cerdas, beretika, dan berdampak positif di ruang digital maupun kehidupan nyata.
Reporter: Martin Knaufmone








