SMAN 1 Soe Gelar Kokurikuler Cegah Bullying, Libatkan Siswa dan Guru BK

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TTS, Metrotimornews.id — Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menggelar kegiatan kokurikuler bertema pencegahan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat (5–8/5/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan siswa kelas X dan XI bersama wali kelas serta guru Bimbingan Konseling (BK).

Kepala SMAN 1 Soe, Rovis Selan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran siswa tentang dampak buruk perundungan sekaligus menciptakan budaya sekolah yang aman dan saling menghargai.

“Anak-anak harus paham bahwa bercanda ada batasnya. Kalau sudah menyakiti fisik atau mental teman, itu bukan lagi bercanda, tetapi bullying,” tegasnya.

Sesi Interaktif dan Simulasi

Kegiatan dikemas dalam bentuk seminar, diskusi kelompok, dan simulasi kasus. Tim BK SMAN 1 Soe menghadirkan materi tentang jenis-jenis perundungan, dampak psikologis, serta cara melapor jika menjadi korban maupun saksi.

Para siswa juga diajak membuat deklarasi anti-bullying dan menandatangani komitmen bersama pada spanduk sekolah. Selain itu, beberapa siswa menampilkan drama pendek yang menggambarkan skenario perundungan dan penyelesaiannya secara positif.

Guru BK, Lebrina, menambahkan bahwa sekolah juga membuka layanan konseling tatap muka dan menyediakan kotak pengaduan anonim untuk memudahkan siswa melapor tanpa rasa takut.

“Kami ingin semua siswa merasa aman dan didengar. Karena itu, sekolah menyediakan ruang konseling yang terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Kegiatan kokurikuler ini merupakan bagian dari implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema kesehatan mental bertajuk “Aku, Kamu, Kita Bersatu Cegah Perundungan.” SMAN 1 Soe berkomitmen menjadikan lingkungan sekolah sebagai zona bebas perundungan.

Salah satu peserta, Maria, siswi kelas X, mengaku kegiatan tersebut membuka wawasannya tentang dampak bullying.

“Dulu saya kira mengejek teman itu biasa. Ternyata bisa bikin orang lain trauma. Sekarang saya tahu harus lapor ke guru BK kalau lihat ada yang di-bully,” ungkapnya.

(Albert Baunsele)

Berita Terkait

Protes Nitizen Terkait Lambannya Bupati Flotim Tangani Korban Penyintas Erupsi Lewotobi Laki-laki, Mendapat Cecar dari Nitizen
PKKMB IAKN Kupang Resmi Ditutup, Wakil Rektor I: “IAKN Kupang Rumah Kita Bersama”
Ribuan Lilin Menyala di IAKN Kupang, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Gempa Flores
Stop Bullying!! Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasi Anti-Perundungan di SD GMIT Oesapa
Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi
Partai Perindo Gelar Sidang Perdana Penyelesaian Perselisihan Internal, Anggota DPRD Flores Timur Ajukan Keberatan
Kapolres Rote Ndao Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers Lewat Coffee Morning
Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:57

Protes Nitizen Terkait Lambannya Bupati Flotim Tangani Korban Penyintas Erupsi Lewotobi Laki-laki, Mendapat Cecar dari Nitizen

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:51

PKKMB IAKN Kupang Resmi Ditutup, Wakil Rektor I: “IAKN Kupang Rumah Kita Bersama”

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:30

Ribuan Lilin Menyala di IAKN Kupang, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Gempa Flores

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:14

Stop Bullying!! Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasi Anti-Perundungan di SD GMIT Oesapa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:35

Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:30

Kapolres Rote Ndao Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers Lewat Coffee Morning

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:10

Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:15

Anas CUP I Memasuki 8 Besar, Oeleu Family Siapkan Strategi Khusus Hadapi Lebah Hijau

Berita Terbaru