KOLBANO, METRO TIMORNEWS.ID- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada nilai-nilai Kristiani melalui kegiatan penelitian bertajuk “Internalisasi Nilai Imago Dei untuk Meningkatkan Sikap Penerimaan Teman Sebaya bagi Siswa Disabilitas di SMPTK MANEKAT SEI Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan.”
Penelitian ini dilaksanakan oleh tim peneliti FKIPK IAKN Kupang yang terdiri dari akademisi terbaik dan berpengalaman, yakni Dr. Kristian E.Y.M. Afi, M.Pd.K., Nofriana Baun, M.Pd.K., Orista Mone, M.Pd., Norianti Pai Tiba, M.Pd., dan Boas Tauho. Kehadiran tim peneliti mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar.
Kegiatan penelitian ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian dan kepedulian IAKN Kupang terhadap penguatan pendidikan inklusif, khususnya dalam membangun sikap penerimaan, penghargaan, dan kasih terhadap siswa disabilitas melalui pemahaman nilai Imago Dei, yaitu keyakinan bahwa setiap manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Tuhan.
Ketua tim peneliti, Dr. Kristian Afi, M.Pd.K., menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta didik mengenai pentingnya menghargai setiap individu tanpa memandang kondisi fisik maupun keterbatasan yang dimiliki.
“Melalui penelitian ini, kami ingin menanamkan nilai bahwa setiap anak memiliki martabat yang sama di hadapan Tuhan. Dengan internalisasi nilai Imago Dei, diharapkan siswa mampu membangun sikap saling menerima, menghargai, dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif serta penuh kasih,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan yang kuat di tengah kehidupan sosial peserta didik.
Kepala SMPTK Manekat Sei, Yesaya Boimau, S.Sos., Gr., menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada tim peneliti dari IAKN Kupang yang telah memilih SMPTK MANEKAT SEI sebagai lokasi penelitian.
“Kami merasa bangga dan bersyukur atas kehadiran tim peneliti dari IAKN Kupang. Penelitian ini sangat bermanfaat bagi sekolah kami dalam membangun budaya penerimaan dan kasih terhadap siswa disabilitas. Semoga kerja sama yang baik ini terus berlanjut demi kemajuan pendidikan Kristen yang inklusif,” ujarnya.
Kegiatan penelitian ini semakin menegaskan eksistensi FKIPK IAKN Kupang sebagai lembaga pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif menghadirkan solusi nyata bagi persoalan sosial dan pendidikan di masyarakat. Dedikasi para dosen peneliti menunjukkan bahwa IAKN Kupang terus melahirkan insan akademik yang berkualitas, inspiratif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap nilai kemanusiaan.
Dengan semangat pelayanan dan cinta kasih, FKIPK IAKN Kupang terus berkomitmen menjadi pelopor pendidikan Kristen yang inklusif, transformatif, dan berdampak bagi semua kalangan tanpa terkecuali.
Reporter: Martin Knaufmone








