Usman Husin dan Harapan Baru dari Sawah-Sawah Rote Ndao

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ROTE NDAO, Metrotimornews.id- Pagi baru saja merekah di hamparan sawah Kabupaten Rote Ndao. Embun masih menggantung di pucuk-pucuk padi ketika suara mesin pertanian mulai terdengar memecah sunyi.

Di tanah yang selama ini akrab dengan perjuangan panjang para petani, perlahan tumbuh harapan baru.

Bagi banyak petani, musim tanam kini tak lagi seberat dulu. Bibit unggul mulai tersedia, pupuk lebih mudah dijangkau dan alat mesin pertanian membantu meringankan pekerjaan yang sebelumnya menguras tenaga dan waktu.

Dari perubahan kecil itu, hasil besar mulai terlihat, produksi padi meningkat, dan senyum para petani kembali merekah.

Di balik perubahan tersebut, hadir sosok Usman Husin, legislator dari Komisi IV DPR RI Fraksi PKB yang dinilai membawa perhatian nyata bagi sektor pertanian di daerah kepulauan itu.

Kehadirannya tidak sekadar menjadi simbol politik, tetapi diwujudkan melalui dukungan konkret bagi masyarakat tani.

Bantuan bibit, pupuk hingga alsintan menjadi angin segar bagi para petani yang selama ini bekerja dengan keterbatasan.

Jika dahulu sebagian besar pekerjaan dilakukan secara manual, kini proses pengolahan lahan hingga panen menjadi lebih cepat dan efisien.

Produktivitas meningkat, biaya tenaga kerja berkurang dan hasil panen memberi harapan baru bagi kehidupan keluarga petani.

“Dulu kami kerja lebih berat, hasil belum tentu cukup. Sekarang sudah jauh lebih baik,” ungkap seorang petani sambil menatap hamparan padi yang menguning.

Perubahan itu tidak hanya berbicara soal angka produksi. Lebih dari itu, ada rasa percaya diri yang tumbuh di tengah masyarakat. Pertanian kembali dipandang sebagai jalan menuju kesejahteraan dan kemandirian daerah.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil NTT II, Usman Husin disebut berhasil menghadirkan harapan baru bagi petani di Rote Ndao.

Dukungan terhadap sektor pertanian menjadi bukti bahwa pembangunan dapat dimulai dari sawah-sawah rakyat, dari tanah yang diolah dengan peluh dan doa.

Berita Terkait

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026
Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga
Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban
Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027
Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa
Kejaksaan Diminta Segera Periksa Tim PHO dan BARAKAT, Usut Tuntas Pekerjaan HMT Big Push di Wulo Kolo
Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang
Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:25

Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:39

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53

Siap Bawa Perubahan, Clara Yunita Tefa Resmi Maju Jadi Calon Ketua Presidium PMKRI Kupang 2026/2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:39

Guru Muda dari TTS yang Menyalakan Cahaya Pendidikan dari Desa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:41

Luar Biasa! SMAN 1 Soe Juara 1 Antar SMA/SMK di Kupang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:45

Dosen IAKN Kupang Jadi Interpreter di Konferensi Internasional, Jembatani Gagasan Akademisi Dunia

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:24

Dosen IAKN Kupang Dorong Penyuluh Agama Kristen Hadir di Ruang Digital

Berita Terbaru