KUPANG, METRO TIMORNEWS.ID – Sebanyak sembilan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kupang (UMKOE) bersama Pemerintah Kecamatan Kelapa Lima dan Kelurahan Kelapa Lima serta sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya, melaksanakan aksi gotong royong membersihkan kawasan Pantai Kelapa Lima, Kota Kupang, Kamis (14/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa bersama pemerintah setempat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.
Para peserta bergotong royong mengumpulkan sampah yang berserakan di sekitar kawasan pantai. Selain membersihkan sampah, mereka juga menata lingkungan agar kawasan Pantai Kelapa Lima terlihat lebih bersih, tertata, dan nyaman untuk digunakan masyarakat.
Kehadiran Camat Kelapa Lima dan Lurah Kelapa Lima dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap keterlibatan mahasiswa dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN UMKOE, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, serta pemerintah setempat juga menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Ketua Kelompok Mahasiswa KKN UMKOE, Jovan Lau, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan kelompok KKN, teman-teman mahasiswa dari kampus lain yang telah meluangkan waktu dan tenaga, terutama kepada Pemerintah Kecamatan dan Lurah Kelapa Lima,” ujar Jovan.
Menurutnya, antusiasme dan kerja sama seluruh peserta membuat kegiatan kerja bakti dapat berlangsung dengan cepat dan lancar.
“Saya selaku ketua kelompok KKN UMKOE sangat mengapresiasi antusiasme dan kerja sama yang luar biasa dari semua pihak yang ikut serta dalam kegiatan kerja bakti hari ini. Kegiatan pembersihan kawasan Pantai Kelapa Lima dapat selesai dengan cepat dan lancar,” katanya.
Jovan berharap kegiatan gotong royong tersebut tidak berhenti pada kegiatan kali ini, tetapi dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Harapan saya ke depan, kegiatan gotong royong ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi bisa terus berlanjut demi menjaga kesehatan, kebersihan, serta keindahan lingkungan agar tetap nyaman,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir.
Menurut Jovan, Pantai Kelapa Lima merupakan salah satu kawasan yang memiliki potensi sebagai ruang publik dan tempat masyarakat beraktivitas maupun bersantai. Karena itu, kebersihan kawasan pantai menjadi tanggung jawab bersama.
“Kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau mahasiswa, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itu, kesadaran masyarakat sangat penting untuk menjaga kawasan ini tetap bersih dan nyaman,” tambahnya.
Kegiatan gotong royong tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan menjaga kebersihan pantai secara berkelanjutan.
Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat, kawasan Pantai Kelapa Lima diharapkan dapat terus terjaga kebersihannya sehingga menjadi lingkungan pesisir yang bersih, sehat, indah, dan nyaman bagi masyarakat maupun para pengunjung.
(Reporter: Yedit Nabuasa)







