ROTE NDAO, METROTIMORNEWS.ID— Kabar duka menyelimuti keluarga dan kerabat atas berpulangnya Almh. Willi Mbuik. Prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Minggu, 13 September 2026, bertempat di Rumah Duka, Kelurahan Busalangga Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao.
Informasi pemakaman tersebut disampaikan melalui pengumuman keluarga yang ditujukan kepada anak dan saudara terkasih, sebagai bentuk pemberitahuan kepada keluarga, kerabat, serta masyarakat yang hendak memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Berdasarkan informasi yang tertera dalam pengumuman, prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 12.00 WITA hingga selesai.
Keluarga juga menyampaikan bahwa ibadah atau pelayanan pemakaman akan dipimpin oleh Pendeta Lea R.P. Suki, Dolpali, S.Th, bersama Vikaris Lely Febrianti Benu, S.Si., Teol.
Kepergian Almh. Willi Mbuik meninggalkan duka bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Momentum pemakaman tersebut menjadi kesempatan bagi keluarga, kerabat dan masyarakat untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mengantar almarhumah ke tempat peristirahatan terakhir.
Keluarga yang berduka mengharapkan dukungan doa dari seluruh keluarga dan kerabat agar seluruh rangkaian prosesi pemakaman dapat berlangsung dengan baik.
Untuk diketahui, Seorang abdi negara muda, Wili Mbuik (24), gugur dalam tugas setelah menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Rabu, 9 September 2026. Kisah hidup sang analis pertanian ini menjadi potret perjuangan penuh ketulusan yang terhenti terlalu cepat.
Identitas Singkat
- Nama Lengkap: Wili Mbuik
- Tempat/Tanggal Lahir: Mbaoen, Rote Ndao, 29 November 2001
- Gugur: 9 September 2026 (Usia 24 tahun)
- Keluarga: Putri dari Bapak Daniel Mbuik (Busalangga, Rote Barat Laut)
- Jabatan Terakhir: Analis Pasar Hasil Pertanian di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya
- Masa Mengabdi: Baru berjalan 2 bulan sejak Surat Keputusan (SK) PNS terbit pada Juli 2026
Kecerdasan dan Dedikasi Sejak Bangku Kuliah
- Jalur Bidikmisi: Berasal dari keluarga sederhana tidak mematahkan semangat Wili. Ia berhasil menembus seleksi beasiswa Bidikmisi pada tahun 2019 sebagai bukti tekad kuatnya menempuh pendidikan tinggi.
- Predikat Cumlaude: Wili merupakan lulusan berprestasi dari Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang dengan IPK 3,55 dan resmi diwisuda pada September 2023.
- Kepribadian: Di mata kerabat, Wili dikenal sebagai sosok anak yang pendiam, sopan, dan sangat berbakti kepada orang tuanya.
Perjalanan Pengabdian dan Harapan Keluarga
- Merantau ke Papua: Setelah lulus pada tahun 2023, Wili memutuskan berangkat ke Papua menyusul kakaknya untuk meniti jalan hidup mandiri.
- Lolos CPNS Formasi Tunggal: Pada seleksi CPNS tahun 2025, Wili berhasil merebut satu-satunya formasi yang tersedia untuk posisi Analis Pasar Hasil Pertanian di Jayawijaya melalui kerja keras dan doa yang tekun.
- Bakti untuk Sang Ayah: Tangis bahagia pecah saat SK kepangkatannya terbit pada Juli 2026. Sebagai tulang punggung dan harapan keluarga, Wili selalu menyisihkan dan mengirimkan gaji pertamanya untuk sang ayah di kampung halaman.
Percakapan Terakhir dan Kronologi Peristiwa
- Pesan Terakhir (24 Juli 2026): Dalam pesan singkatnya, Wili sempat menuliskan kalimat menyentuh, “Seporsi berkat untuk Bapakku sayang…” yang kemudian dibalas oleh sang ayah, “Tetaplah rendah hati, Nak.” Janji untuk membahagiakan orang tua itu kini terhenti selamanya.
- Detik-Detik Terakhir: Wili baru saja selesai menjalankan tugas mulia menyalurkan bantuan bibit ternak serta bahan pangan kepada warga di Distrik Kimbim. Dalam perjalanan pulang, rombongan dinas dihadang oleh kelompok bersenjata. Wili mengalami luka tembak di rusuk kanan dan sempat dievakuasi ke RSUD Wamena, namun nyawanya tidak tertolong.
- Pernyataan Keluarga: Menghadapi tragedi ini, pihak keluarga menegaskan duka mendalam mereka, “Kami datang untuk mengabdi dan membangun, bukan untuk berperang.”
Kepulangan ke Tanah Kelahiran
- Penyambutan Jenazah: Jenazah almarhum diterbangkan dari Papua menuju Bandara El Tari Kupang, sebelum melanjutkan perjalanan laut menuju tanah kelahirannya di Rote Ndao.
- Penghormatan Terakhir: Pada Jumat, 11 September 2026, jenazah tiba di rumah duka di Busalangga. Ribuan warga lokal, kerabat, hingga perwakilan pemerintah setempat berdiri berbaris di sepanjang jalan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada putri terbaik Rote yang pulang demi peristirahatan abadi.
TIM MTID








