Lokasi Tambak Garam Landu Leko Jadi Obyek Wisata Baru

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

keterangan foto yang rapi dan layak untuk berita atau unggahan media sosial: Keterangan Foto: *Minggu, 8 November 2025 — Area tambak garam yang tengah dalam proses pembangunan mulai ramai dikunjungi masyarakat. Lokasi ini menawarkan panorama unik perpaduan antara laut, daratan, dan aktivitas industri garam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

keterangan foto yang rapi dan layak untuk berita atau unggahan media sosial: Keterangan Foto: *Minggu, 8 November 2025 — Area tambak garam yang tengah dalam proses pembangunan mulai ramai dikunjungi masyarakat. Lokasi ini menawarkan panorama unik perpaduan antara laut, daratan, dan aktivitas industri garam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

 

Rote Ndao, Metrotimornews.id —
Hamparan lahan tambak garam di perbatasan Kecamatan Rote Timur dan Landu Leko kini menjadi daya tarik baru bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan timur Pulau Rote. Berdasarkan pantauan Metrotimornews.id pada Minggu, 8 November 2025, area tambak garam yang tengah dalam proses pembangunan ini mulai ramai dikunjungi masyarakat yang ingin menikmati panorama unik perpaduan antara laut, daratan, dan aktivitas industri garam.

Beberapa warga dari Rayon Mokdale Selatan yang melakukan perjalanan wisata ke kawasan Laut Mati dan Mulut Seribu—yang dikenal juga dengan sebutan Lokanamon—menyempatkan diri untuk singgah dan berfoto di area tambak garam. Latar belakang ekskavator, hamparan tanah putih, serta garis pantai yang membentang menciptakan pemandangan yang tak biasa.

Salah satu pengunjung asal Kelurahan Mokdale, Anderias, mengaku kagum dengan pemandangan di kawasan tersebut.

“Indah sekali. Rasanya seperti melihat perpaduan antara keindahan alam dan pembangunan yang membawa harapan baru,” ujarnya sambil tersenyum setelah berswafoto bersama keluarganya.

Pembangunan tambak garam yang ditargetkan selesai dalam waktu dekat ini direncanakan akan menyerap hingga 26 ribu tenaga kerja, baik dari kalangan lokal maupun tenaga profesional. Kehadiran proyek besar ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru di wilayah Rote Timur dan Landu Leko.

Menurut Johhanis, warga Desa Daima, Kecamatan Landu Leko, keberadaan tambak garam membawa berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar.

“Sekarang kami bisa berjualan pangan lokal di sekitar lokasi tambak. Banyak orang datang berkunjung, jadi pendapatan kami meningkat,” tuturnya penuh syukur.

Selain menjadi kawasan industri strategis, tambak garam Landu Leko juga mulai dilirik sebagai destinasi wisata alternatif. Wisatawan tidak hanya dapat menikmati panorama alam yang menawan, tetapi juga menyaksikan langsung proses pembuatan garam yang merupakan salah satu komoditas andalan daerah.

Pemerintah daerah setempat diharapkan dapat memanfaatkan potensi ini dengan mengintegrasikan konsep wisata edukatif berbasis industri garam, sehingga selain memperkuat sektor ekonomi, kawasan ini juga dapat menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat dan generasi muda tentang pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Dengan keindahan alami dan geliat ekonomi yang mulai tumbuh, tambak garam Landu Leko kini bukan hanya simbol pembangunan, tetapi juga cermin semangat masyarakat Rote Ndao untuk maju bersama alam dan kearifan lokalnya.

(***)

Berita Terkait

Tinggal Hitungan Jam! PMB IAKN Kupang Ditutup 7 Agustus, Kesempatan Terakhir Kuliah di Kampus Kristen Negeri Satu-satunya di Nusa Tenggara dan Bali
6 Mahasiswa KKN UMK Resmi Mengabdi di Desa Anin, Siap Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat
Dosen UNDANA Dampingi MGMP Biologi Kota Soe Olah Limbah Organik Jadi Kompos Pakai Mesin Tabolabale Drum Komposter
Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta
Trofeo Generasi Muda Skinu 2026 Resmi Berlabuh, Oe’ekam Warriors FC Tampil Sebagai Juara
Fr. Athanasius: Di Usia ke-20,FQI Kefamenanu Komitmen Cetak Generasi Beriman dan Berkarakter
YNS Apresiasi Prestasi Hanny Babys, Offroader Putri Asal TTS yang Harumkan Nama NTT di Pentas Nasional
Zikir dan Doa Kebangsaan Awali Rangkaian HUT ke-81 RI, Pimpinan IAKN Kupang Teguhkan Komitmen Merawat Kerukunan Bangsa

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:47

Tinggal Hitungan Jam! PMB IAKN Kupang Ditutup 7 Agustus, Kesempatan Terakhir Kuliah di Kampus Kristen Negeri Satu-satunya di Nusa Tenggara dan Bali

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:11

6 Mahasiswa KKN UMK Resmi Mengabdi di Desa Anin, Siap Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:23

Dosen UNDANA Dampingi MGMP Biologi Kota Soe Olah Limbah Organik Jadi Kompos Pakai Mesin Tabolabale Drum Komposter

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:49

Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:36

Trofeo Generasi Muda Skinu 2026 Resmi Berlabuh, Oe’ekam Warriors FC Tampil Sebagai Juara

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:18

YNS Apresiasi Prestasi Hanny Babys, Offroader Putri Asal TTS yang Harumkan Nama NTT di Pentas Nasional

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:16

Zikir dan Doa Kebangsaan Awali Rangkaian HUT ke-81 RI, Pimpinan IAKN Kupang Teguhkan Komitmen Merawat Kerukunan Bangsa

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:50

Peletakan Batu Pertama Warnai HUT ke-79 GMIT Imanuel Kuatnana, Tonggak Baru Pelayanan dan Iman Jemaat

Berita Terbaru