Kepala Kemenag Rote Ndao Klarifikasi Isu Penggelapan TPG

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Rote Ndao, Metrotimornews. Id– Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao Marthen L. Nenobais akhir-akhir ini menjadi sorotan masyarakat setelah muncul postingan di grup Facebook “Arak (Anak Rote Anti Koruptor)” yang menuduhnya menggelapkan uang Tunjangan Profesi Guru (TPG) Agama Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kabupaten Rote Ndao.

Postingan tersebut memicu kehebohan dan menjadi perbincangan hangat di kalangan warga, khususnya para guru agama yang selama ini menerima dana tunjangan tersebut.

Tuduhan ini datang di tengah kondisi kompleks permasalahan pembayaran tunjangan profesi guru di daerah ini, di mana berbagai laporan mengenai keterlambatan pembayaran tunjangan profesi guru sempat muncul, menimbulkan keresahan para penerima tunjangan.

Namun tuduhan penggelapan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Rote Ndao tentu berbeda dimensi dan lebih serius, Menanggapi isu yang berkembang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao Marthen L. Nenobais didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Nakir Kolloh dan Humas Kantor Kemenag Kab. Rote Ndao memberikan klarifikasi resmi melalui jumpa pers dihadapan para awak media dan penjelasan terkait tuduhan tersebut di Kantor Kementerian Agama Kab. Rote Ndao pada Selasa (11/11/2025) sekira pukul 10.30 Wita.

Dalam pernyataannya, Kepala Kantor menyatakan bahwa tuduhan penggelapan uang tunjangan profesi guru agama ASN adalah tidak benar dan merupakan berita bohong (hoaks) yang belum terkonfirmasi. Ia menegaskan bahwa dana tunjangan profesi guru agama ASN dikelola sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan diawasi ketat oleh instansi terkait, sehingga tidak mungkin terjadi penggelapan oleh pihaknya.

“Postingan di media sosial Facebook ” Arak” itu tidak benar, itu hoax, Kami di Kementerian Agama sudah 10 Tahun terakhir semua jenis belanja baik itu belanja modal, belanja barang, dan operasional termasuk TPG itu semua diproses langsung masuk ke rekening yang bersangkutan ‘Rekening Guru-Guru’ jadi tidak seperti yang didugakan bahwa simpan uang di bank untuk dapatkan bunga,” tutur Kakan Kemenag Rote Ndao

Lebih lanjut, Kepala Kantor menyatakan bahwa keterlambatan pembayaran tunjangan lebih disebabkan oleh tidak ketersediaan anggaran di Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao sehingga diperlukan pemosresan anggaran yang memerlukan beberapa tahapan verifikasi di tingkat Provinsi dan Pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan RI dan Kementerian Agama RI.

“Kami sedang berproses dan berupaya sehingga TPG dari guru – guru agama ASN ini segera di bayarkan, Kami di Kantor ada teman – teman ASN juga Tunjangan kinerja mereka belum di bayar dari bulan Juni 2025, oleh karena itu Saya berharap bersabar dan pasti di bayarkan,” terang Kakan Kemenag Rote Ndao

Ia juga mengajak masyarakat dan para guru agama untuk bersabar dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, Kepala Kantor juga mengingatkan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, agar tidak menyebarluaskan tuduhan tanpa bukti yang bisa merusak nama baik institusi dan individu.

Ia menyatakan siap memberikan klarifikasi resmi jika ada pihak yang ingin menindaklanjuti secara resmi, termasuk mekanisme hukum apabila tuduhan tersebut merupakan fitnah. (Humas)

Berita Terkait

SMKN Pantai Baru Gelar IHT Pembelajaran Mendalam dan Koding, Dorong Guru Siapkan Pembelajaran Vokasi Berbasis TEFA
FKIPK IAKN Kupang Gelar PKM Coping Stres di SMTK Waikabubak
Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo Mulai Dikerjakan, KPH Pastikan di Luar Kawasan Hutan Lindung
Turnamen Ankez Bijoba Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Kemerdekaan Sepak Bola Pelajar TTS
Dari Lapangan Sekolah, PT Bo’a Development dan Nihi Rote Tumbuhkan Harapan Baru untuk Generasi Rote
Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif
IAKN Kupang Cetak Hattrick Juara di BEM POLITANI CUP, Tundukkan UKM Undana 3:1
SDN Leomanu Pertama Gelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer di Amfoang Timur

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:14

SMKN Pantai Baru Gelar IHT Pembelajaran Mendalam dan Koding, Dorong Guru Siapkan Pembelajaran Vokasi Berbasis TEFA

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:38

FKIPK IAKN Kupang Gelar PKM Coping Stres di SMTK Waikabubak

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:10

Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo Mulai Dikerjakan, KPH Pastikan di Luar Kawasan Hutan Lindung

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:33

Turnamen Ankez Bijoba Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Kemerdekaan Sepak Bola Pelajar TTS

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:36

Dari Lapangan Sekolah, PT Bo’a Development dan Nihi Rote Tumbuhkan Harapan Baru untuk Generasi Rote

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:06

IAKN Kupang Cetak Hattrick Juara di BEM POLITANI CUP, Tundukkan UKM Undana 3:1

Senin, 18 Mei 2026 - 16:02

SDN Leomanu Pertama Gelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer di Amfoang Timur

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:39

Miris !!! Program Big Push Sapi 700 Ekor Telan Anggaran Rp7,7 Miliar di Tanjung Bunga Belum Kantongi AMDAL

Berita Terbaru