Soe,Metrotimornews. Id- Guru-guru dari Yayasan Swastisari (Yaswari) Cabang Timor Tengah Selatan (TTS) mengikuti pelatihan dengan tema “Kudidik Diriku Sebelum Kudidik Muridku” di Hotel Blessing, Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Pelatihan ini berlangsung selama empat hari, dari Kamis hingga Minggu (13-16/11/2025).
Kegiatan ini diinisiasi oleh International Association of Coaching, Cahaya Astra Literatus, Heart for Timor, Team Coach Internasional, dan Yayasan Swastisari. Tujuannya adalah membentuk karakter pendidik dengan mental dan pola pikir positif sebelum mendidik murid di kelas.
“Penyelenggara kegiatan ini adalah Helen Antonius yang memiliki kepedulian dengan Timor dan menggandeng donatur-donatur dari Jakarta. Kegiatan ini dalam rangka pelatihan guru-guru untuk meningkatkan kualitas guru-guru dalam memberikan pengajaran kepada murid di sekolah,” kata panitia yang enggan menyebutkan namanya.

Peserta pelatihan ini adalah guru-guru Yaswari mulai dari TK, PAUD, SD, dan SMP, serta satu peserta dari Bimbel. Tujuannya agar guru-guru bisa mengajar dengan penuh kasih dan menciptakan suasana yang lebih nyaman di sekolah.
“Di sini watak masyarakat keras, dan pendekatan yang tegas sering dipakai. Maka kami ingin mengubah itu dengan cara baru yang lebih berempati,” jelas panitia.
Dalam kegiatan ini, para pemateri memberikan pendampingan untuk mengasah soft skill guru dalam mengelola kelas, membangun karakter, dan memperkuat motivasi diri. Hari pertama pelatihan diisi dengan registrasi peserta, perkenalan panitia dan peserta, pengenalan program, sesi learning attitude, dan refleksi bertema “Saya Bangga Jadi Seorang Guru”.
Narasumber pelatihan ini berasal dari Malaysia. (Albert Baunsele)








