BA’A, Metrotimornews.id — Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Rote Ndao dalam aksi bakti sosial berupa penyerahan dua tong sampah di kawasan Kolam Oemau, Desa Persiapan Loman, Kecamatan Lobalain, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, langkah yang dilakukan generasi muda tersebut merupakan contoh nyata peran strategis pemuda sebagai agen perubahan, pembangunan, sekaligus kontrol sosial di tengah masyarakat.
“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan apresiasi kepada Pemuda Katolik dan seluruh pihak yang terlibat. Kolaborasi seperti ini adalah kunci untuk mendorong perubahan di Rote Ndao,” ujar Paulus Henuk.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat berjalan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, perempuan hingga pemuda.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya penanganan persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di daerah. Pemerintah, kata dia, telah menjalankan berbagai program, termasuk aksi bersih-bersih rutin setiap pekan sebagai bagian dari gerakan menjaga lingkungan.
Selain itu, pemerintah daerah tengah merencanakan peningkatan sistem pengelolaan sampah dari metode open dumping menjadi sanitary landfill yang akan dibangun di Desa Maubesi.
“Kita ingin pengelolaan sampah di Rote Ndao lebih modern dan ramah lingkungan. Ini membutuhkan dukungan semua pihak,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya.
Lebih jauh, Paulus Henuk mengungkapkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat turut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi Rote Ndao mengalami peningkatan signifikan dari 3,2 persen menjadi 7,96 persen pada tahun lalu.
“Pertumbuhan ini tidak lepas dari aktivitas masyarakat, termasuk peran UMKM dan belanja lokal. Karena itu, mari kita terus menjaga semangat kebersamaan untuk membangun daerah,” ujarnya.
Bupati berharap, aksi-aksi sosial seperti yang dilakukan Pemuda Katolik dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya melalui gerakan lingkungan yang berkelanjutan.
(*tim)








