Rote Ndao, Metrotimornews.id — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Rote Ndao, Pdt. Mariana J.B.B. Nalle-Sirah, S.Th., atau yang lebih dikenal sebagai Pdt. Meri Sirah, mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh masyarakat Rote Ndao agar tetap tenang dan tidak terprovokasi menyusul kasus yang melibatkan Erasmus Frans Mandato.
Selain memimpin FKUB, Pdt. Meri juga menjabat sebagai Ketua Majelis Klasis (KMK) GMIT Lobalain untuk periode pelayanan 2023–2027.
Dalam sebuah video yang diterima wartawan pada Sabtu (30/11/2025), Pdt. Meri menyampaikan seruannya dengan nada lembut namun penuh ketegasan.
Ia meminta masyarakat menahan diri, menjaga ketertiban, serta tidak ikut menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.“Saya minta seluruh masyarakat tidak gampang terprovokasi. Kendalikan emosi, dan tetap jaga ketertiban,” ujar Pdt. Meri.

Ia mengingatkan bahwa derasnya arus informasi di media sosial kerap kali disertai kabar bohong yang dapat memecah belah jika tidak disikapi secara bijaksana.
“Satu isu yang dibelokkan bisa memecah persaudaraan. Mari tetap bijak,” katanya, menegaskan pentingnya menyaring setiap informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Pdt. Meri juga mengajak masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian, yang menurutnya akan bekerja sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.
“Kita percayakan proses ini kepada aparat dan pemerintah. Mereka bekerja berdasarkan aturan,” tegasnya.
Imbauan ini sekaligus mengingatkan kembali jati diri Rote Ndao sebagai daerah yang dikenal dengan kedamaian, toleransi, dan persaudaraan antarwarga yang kuat.
“Jangan korbankan persatuan hanya karena provokasi,” tuturnya, mengajak masyarakat menjaga harmoni yang telah lama menjadi ciri khas daerah tersebut.
Di penghujung pesannya, Pdt. Meri menegaskan bahwa menjaga kedamaian adalah bentuk cinta terhadap tanah kelahiran sekaligus fondasi bagi kelanjutan pembangunan daerah.
“Jaga Rote Ndao damai, untuk pembangunan yang sedang berjalan. Karena daerah ini milik kita bersama,” tutupnya dengan penuh ketulusan. (tim)








