FKUB Rote Ndao Serukan Ketertiban dan Kedamaian

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Ketua FKUB Rote Ndao, Pdt. Meri Sirah, mengimbau seluruh warga untuk menjaga keharmonisan dan tidak terseret provokasi di tengah isu terkait Erasmus Frans Mandato

Ket Foto : Ketua FKUB Rote Ndao, Pdt. Meri Sirah, mengimbau seluruh warga untuk menjaga keharmonisan dan tidak terseret provokasi di tengah isu terkait Erasmus Frans Mandato

Rote Ndao, Metrotimornews.id — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Rote Ndao, Pdt. Mariana J.B.B. Nalle-Sirah, S.Th., atau yang lebih dikenal sebagai Pdt. Meri Sirah, mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh masyarakat Rote Ndao agar tetap tenang dan tidak terprovokasi menyusul kasus yang melibatkan Erasmus Frans Mandato.

Selain memimpin FKUB, Pdt. Meri juga menjabat sebagai Ketua Majelis Klasis (KMK) GMIT Lobalain untuk periode pelayanan 2023–2027.

Dalam sebuah video yang diterima wartawan pada Sabtu (30/11/2025), Pdt. Meri menyampaikan seruannya dengan nada lembut namun penuh ketegasan.

Ia meminta masyarakat menahan diri, menjaga ketertiban, serta tidak ikut menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.“Saya minta seluruh masyarakat tidak gampang terprovokasi. Kendalikan emosi, dan tetap jaga ketertiban,” ujar Pdt. Meri.

Ket Foto : Ketua FKUB Rote Ndao, Pdt. Meri Sirah, mengimbau seluruh warga untuk menjaga keharmonisan dan tidak terseret provokasi di tengah isu terkait Erasmus Frans Mandato

Ia mengingatkan bahwa derasnya arus informasi di media sosial kerap kali disertai kabar bohong yang dapat memecah belah jika tidak disikapi secara bijaksana.

“Satu isu yang dibelokkan bisa memecah persaudaraan. Mari tetap bijak,” katanya, menegaskan pentingnya menyaring setiap informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Pdt. Meri juga mengajak masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian, yang menurutnya akan bekerja sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

“Kita percayakan proses ini kepada aparat dan pemerintah. Mereka bekerja berdasarkan aturan,” tegasnya.

Imbauan ini sekaligus mengingatkan kembali jati diri Rote Ndao sebagai daerah yang dikenal dengan kedamaian, toleransi, dan persaudaraan antarwarga yang kuat.

“Jangan korbankan persatuan hanya karena provokasi,” tuturnya, mengajak masyarakat menjaga harmoni yang telah lama menjadi ciri khas daerah tersebut.

Di penghujung pesannya, Pdt. Meri menegaskan bahwa menjaga kedamaian adalah bentuk cinta terhadap tanah kelahiran sekaligus fondasi bagi kelanjutan pembangunan daerah.

“Jaga Rote Ndao damai, untuk pembangunan yang sedang berjalan. Karena daerah ini milik kita bersama,” tutupnya dengan penuh ketulusan. (tim)

Berita Terkait

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap
Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan
FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan
Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:54

SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:43

Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:25

Direktur CV KPR Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Pantai Oenikan, Sebut Batu Warna Dibeli dari Warga

Berita Terbaru