ROTE NDAO, METROTIMORNEWS.ID- Semilir angin pesisir menyapa lembut Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Minggu pagi, 11 Januari 2026.
Di awal Tahun Baru ini, suasana desa terasa lebih hangat dari biasanya. Senyum warga datang silih berganti, langkah kaki berirama menuju satu tujuan, open house PT Bo’a Development.
Bukan sekadar perayaan seremonial, open house tersebut menjelma menjadi ruang perjumpaan yang sarat makna. Sejak pagi hari, masyarakat berdatangan, ada yang menggandeng anak-anak, ada yang menyempatkan diri di sela rutinitas harian. Kehangatan terasa alami, mengalir dalam suasana aman, damai dan penuh keakraban.
Salah satu momen paling berkesan terjadi saat Manager PT Bo’a Development, Samsul Bahri, disematkan kain adat Rote, Kalung Habas dan Tondas.
Prosesi sederhana itu bukan hanya simbol penghormatan, tetapi juga penanda penerimaan masyarakat adat terhadap kehadiran perusahaan. Tradisi dan modernitas bertemu, menyatu dalam ikatan saling menghargai.
Open house ini turut dihadiri para tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tokoh agama dari berbagai wilayah, mulai dari Desa Bo’a, Desa Nembrala, Desa Oenggaut hingga Kecamatan Lobalain, Rote Tengah dan Rote Barat Laut.
Di meja jamuan yang tertata rapi, hidangan khas Tahun Baru tersaji, menjadi teman obrolan ringan, tawa dan cerita yang bersahutan tanpa sekat.
Di sela menyambut tamu, Samsul Bahri menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar perayaan pergantian tahun.
“Momentum ini kami maknai sebagai ajang silaturahmi. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada teman-teman dan masyarakat dari Desa Bo’a, Desa Nembrala, Desa Oenggaut, serta Kecamatan Lobalain, Rote Tengah dan Rote Barat Laut yang telah meluangkan waktu untuk mampir dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga besar PT Bo’a Development,” ungkapnya.
Menjelang akhir acara, yang tersisa bukan hanya kenangan tentang hidangan dan pertemuan, melainkan rasa kebersamaan yang semakin kuat.
Open house ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak semata berbicara soal investasi dan infrastruktur, tetapi juga tentang merawat hubungan, mendengar suara masyarakat dan tumbuh bersama dalam semangat kekeluargaan.








