Ba’a,Metrotimornews.id– Polsek Rote Timur Polres Rote Ndao melaksanakan pengamanan ketat terhadap pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pelabuhan Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao pada Minggu, 18/01/2026
Kegiatan ini bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan dan memastikan kelancaran distribusi BBM subsidi bagi masyarakat. Operasi pengamanan dipimpin langsung oleh personel Polsek Rote Timur di bawah komando Kapolsek Rote Timur Ipda A. Ikram Mahben SH.
Latar Belakang Pendistribusian BBM.
Pendistribusian BBM di Pelabuhan Papela menjadi krusial akibat kondisi laut yang tidak memungkinkan kapal tanker bersandar di Pelabuhan Baa, sehingga Papela dijadikan alternatif utama. Dua kapal tanker telah tiba di lokasi untuk meningkatkan pasokan ke SPBU di seluruh Kabupaten Rote Ndao, dengan penambahan jam pelayanan distribusi. Personel Polsek Rote Timur, memantau proses ini guna mencegah kelangkaan atau penyelewengan.
Proses Pengamanan.
Pengamanan dimulai sejak proses bongkar muat BBM dari kapal tanker hingga distribusi ke truk pengangkut dan SPBU terdekat. Personel melakukan patroli intensif di area pelabuhan, memeriksa dokumen pengiriman, dan berkoordinasi dengan Pertamina serta operator SPBU. Kegiatan ini juga mencakup pengawasan embarkasi-debarkasi penumpang kapal ekspres Bahari 8e yang singgah, mengingat mobilitas tinggi lintas Kupang-Rote.
Pernyataan Kapolsek Rote Timur
“Sebagai bentuk diskresi kepolisian dan selama proses pendistribusian BBM di Pelabuhan Papela, Personel Polsek Rote Timur akan selalu hadir untuk melakukan pengamanan,” ungkap Kapolsek Rote Timur Ipda A. Ikram Mahben SH.
Ia menambahkan, “Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman di area pelabuhan sekaligus mencegah potensi tindak pidana.” Kapolsek juga berharap masyarakat berkoordinasi dengan personel polisi jika menemukan indikasi penyimpangan.
Personel dan Koordinasi.
Tim pengamanan Polsek Rote Timur serta dukungan dari Polres Rote Ndao di bawah Komando Kapolres Rote Ndao AKBP. Mardiono. Koordinasi dilakukan dengan instansi terkait seperti Kesyahbandar, Dishub, dan Pertamina untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Upaya ini sejalan dengan pengamanan rutin di SPBU seperti Sanggaoen, Metina, Pantai Baru dan Delha guna cegah penimbunan.
Dampak bagi Masyarakat.
Pengamanan ini berhasil menjaga kelancaran pasokan BBM, mengurangi antrean panjang di SPBU, dan meningkatkan rasa aman pengguna jasa transportasi laut. Masyarakat diimbau bijak menggunakan BBM subsidi sesuai aturan, yakni 20 liter untuk kendaraan roda empat dan 3 liter untuk roda dua. Kegiatan serupa diharapkan berlanjut hingga pasokan stabil.
(Tim)








