Reses di Tengah Sawah! Ketua DPRD Rote Ndao Turun Langsung Serap Aspirasi Petani

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BA’A, MetroTimorNews.id – Ketua DPRD Rote Ndao, Alfred Saudila, menggelar reses dengan cara berbeda di tengah kawasan persawahan Desa Ingguinak, Kecamatan Rote Barat Laut, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di area sumur bor itu dihadiri puluhan petani dari Desa Ingguinak, Temas, dan Modosinal. Turut hadir Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Rote Ndao, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, kepala desa, serta perangkat desa setempat.

Berlangsung di tengah hamparan sawah, reses tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi para petani untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi.

Mulai dari kebutuhan sarana produksi, bantuan bibit unggul, akses pemasaran hasil panen, pembangunan jalan usaha tani, hingga permintaan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor, pompa air, dan dinamo celup menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga.

Selain itu, petani juga meminta pemerintah membantu perbaikan bendungan rusak serta pembangunan kawat duri guna melindungi lahan pertanian dari gangguan ternak liar.

Ketua DPRD Rote Ndao, Alfred Saudila, mengatakan pemilihan lokasi reses di tengah area persawahan dilakukan agar seluruh pihak dapat melihat langsung kondisi riil para petani.

“Selama tiga tahun menjabat, saya belum pernah melakukan reses di kebun atau sawah. Kali ini sengaja dilakukan di lokasi pertanian supaya dinas terkait bisa melihat langsung kondisi dan kebutuhan petani,” ujar Alfred.

Ia menegaskan, tantangan terbesar petani saat ini bukan hanya pada produksi, tetapi juga lemahnya akses pasar hasil pertanian.

Karena itu, Alfred mendorong penguatan nilai tambah produk lokal melalui pelabelan dan pengembangan sektor hortikultura agar hasil pertanian masyarakat memiliki daya saing lebih baik.

Politisi tersebut juga meminta Dinas Pertanian Rote Ndao lebih aktif melakukan pendampingan kepada kelompok tani, termasuk bantuan bibit bawang dan penguatan program pertanian berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Alfred turut menyinggung persoalan PPPK paruh waktu yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.

“Anggaran sudah tersedia. Kita berharap dalam bulan ini SK PPPK paruh waktu bisa segera diterbitkan oleh bupati,” katanya.

Sementara itu, Camat Rote Barat Laut, Josua Dethan, menegaskan sektor pertanian harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengungkapkan sejumlah kebutuhan mendesak petani di wilayahnya, mulai dari bibit unggul, tambahan alsintan, perluasan jaringan pipanisasi, hingga pembangunan kawat duri sepanjang lima kilometer.

Menurut Josua, tingginya harga obat-obatan pertanian dan keterbatasan alat pengolahan lahan kini menjadi tantangan serius bagi para petani.

“Harga obat semprot sangat mahal dan membebani petani. Selain itu, kebutuhan hand tractor kecil juga mendesak agar pengolahan lahan bisa lebih cepat,” ujarnya.

Ia berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dalam reses tersebut dapat diperjuangkan melalui program pemerintah daerah maupun pokok-pokok pikiran DPRD pada tahun anggaran mendatang.

(*tim)

Berita Terkait

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK
Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap
Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan
FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:54

SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35