BA’A, Metrotimornews.id – Sebanyak 12 Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) Kabupaten Rote Ndao, peserta PPG Transformatif Dalam Jabatan, resmi menerima Sertifikat Pendidik pada Rabu (25/02/2026).
Penyerahan sertifikat berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao, Marthen Luther Nenobais. Ia didampingi Kasubag Tata Usaha, Nakir Kolloh, serta Kepala Seksi Pendidikan Kristen, Albert Elwin Pethan. Turut hadir Pengawas Pendidikan Kristen, Marselina Tauk, bersama segenap ASN Seksi Pendidikan Kristen.
Di tengah suasana sukacita atas pencapaian profesional tersebut, Marthen Luther Nenobais menyampaikan pesan terbuka terkait realisasi hak finansial para guru, khususnya Tunjangan Profesi Guru (TPG).
Transparansi Anggaran: Kesabaran Adalah Kunci
Secara jujur dan terbuka, Kakan Kemenag menyampaikan bahwa pagu anggaran yang tersedia saat ini belum mencukupi untuk pembayaran TPG bagi para lulusan baru penerima sertifikat pendidik.“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan Bapak dan Ibu. Namun, perlu kami sampaikan bahwa saat ini anggaran pembayaran TPG masih kurang. Kami bersama Kasubag TU dan Kasi Pendidikan Kristen sedang berjuang melakukan pengajuan penambahan anggaran ke pusat. Mohon bersabar, karena hak Bapak dan Ibu baru dapat dibayarkan segera setelah anggaran tambahan tersebut cair,” tegasnya.
Ia mengimbau para guru untuk tetap tenang dan terus fokus menjalankan tugas pengabdian sebagai pendidik, sembari menunggu proses administrasi dan penambahan anggaran dari pusat.
Panggilan Moral: Asta Protas dan Ekoteologi
Meski menghadapi kendala administratif, Marthen menegaskan bahwa tugas mulia seorang guru tidak boleh surut. Ia meminta 12 guru PAK tersebut menjadi garda terdepan dalam mendukung Asta Protas Kementerian Agama.
Beberapa fokus utama yang ditekankan antara lain:
- Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan – Guru diharapkan menjadi agen pembawa damai serta perekat kerukunan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
- Penguatan Ekoteologi – Mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan dalam pengajaran agama sebagai wujud tanggung jawab iman terhadap ciptaan Tuhan.
“Sertifikat ini adalah bukti kompetensi. Saya berharap Bapak dan Ibu tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga mampu menggerakkan cinta kemanusiaan dan kepedulian terhadap lingkungan hidup,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Kristen, Albert E. Pethan, turut menyampaikan ucapan selamat kepada para guru yang telah resmi menyandang status sebagai pendidik profesional.
“Selamat kepada 12 Guru PAK Rote Ndao. Teruslah mengabdi dengan hati, demi kemuliaan Tuhan dan masa depan generasi bangsa,” ujarnya.
Dengan diterimanya Sertifikat Pendidik tersebut, para guru diharapkan semakin profesional dalam menjalankan tugas, sekaligus tetap bersabar menantikan realisasi hak TPG yang sedang diperjuangkan oleh pihak Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao.
(Andre)








