Polisi Redam Ketegangan Antarwarga di Adonara Timur, Kerugian Materiil dan Barang Bukti Didata

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Polres Flores Timur, Adhitya Octorio Putra

Kapolres Polres Flores Timur, Adhitya Octorio Putra

 

Flores Timur, Metrotimornews.id – Aparat dari Kepolisian Resor Flores Timur, Polda Nusa Tenggara Timur bergerak cepat meredam ketegangan antarwarga yang sempat terjadi di wilayah Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Jumat (6/3/2026).

Insiden yang melibatkan warga Dusun Bele, Desa Waiburak dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina itu dipicu oleh perbedaan persepsi terkait rencana pemanfaatan lahan di perbatasan kedua wilayah.

Kapolres Polres Flores Timur, Adhitya Octorio Putra, mengatakan pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi serta mencegah konflik berkembang lebih luas.

“Personel Polres Flores Timur bersama Polsek Adonara Timur segera melakukan pengamanan di lokasi kejadian serta melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Adhitya Octorio Putra.

Kapolres Polres Flores Timur, Adhitya Octorio Putra

Polisi Lakukan Pengamanan dan Mediasi

Menurut Kapolres, langkah pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan untuk mencegah pergerakan massa dari kedua kelompok. Selain itu, kepolisian juga melakukan komunikasi intensif dengan para tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pemerintah desa guna meredam ketegangan.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis dengan melibatkan tokoh adat dan tokoh masyarakat agar persoalan ini dapat diselesaikan melalui musyawarah,” jelasnya.

Kerugian Materiil

Dari hasil pendataan sementara di lapangan, terdapat enam bangunan warga yang mengalami kerusakan, terdiri dari:

  • 1 unit gudang kopra
  • 2 unit tempat usaha (cuci motor dan pangkas rambut)
  • 3 unit rumah tinggal warga

Kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan oleh aparat bersama pemerintah desa.

Selain kerusakan bangunan, beberapa warga juga mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Barang Bukti Diamankan

Di lokasi kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga digunakan saat ketegangan berlangsung, antara lain:

  • Ketapel
  • Anak panah
  • Senjata tajam jenis parang
  • Beberapa alat rakitan yang diduga digunakan sebagai alat kejut

Barang-barang tersebut saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Imbauan Kapolres

Kapolres Flores Timur mengimbau seluruh masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

“Kami mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Percayakan penyelesaian persoalan ini kepada aparat dan pemerintah daerah melalui jalur dialog dan musyawarah,” tegas AKBP Adhitya Octorio Putra.

Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah berkomitmen terus memfasilitasi dialog antara kedua pihak guna mencari solusi yang adil serta menjaga situasi keamanan di wilayah Adonara Timur tetap kondusif. (*RS)

Berita Terkait

Reses di Tengah Sawah! Ketua DPRD Rote Ndao Turun Langsung Serap Aspirasi Petani
Heboh Data Bocor, Patman Diperiksa
Perkuat Disiplin dan Etika, Sie Propam Polres Rote Ndao Sidak Polsek Jajaran
Diduga Endapkan Kasus Dugaan Korupsi Dana Sertifikasi Guru, “FOKKER” Desak Kajati NTT Copot Kasie Pidsus Kejari Larantuka
Belum Kantongi SK Dokumen Calon Penerima Huntap, Pemda Flotim Didesak Percepat Penyelesaian
Satgas Yonif 763/SBA Gelar Posyandu di Kampung Kokas, Warga Antusias Ikut Pelayanan Kesehatan
Hardiknas 2026: “Partisipasi Semesta” atau Sekadar Ganti Baju Jargon di Tengah Penderitaan Guru Pelosok?
Mahasiswa PAK IAKN Kupang Gelar Aksi Bersih Pantai Nunsui, Wujud Nyata Iman dalam Tindakan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:49

Heboh Data Bocor, Patman Diperiksa

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:17

Perkuat Disiplin dan Etika, Sie Propam Polres Rote Ndao Sidak Polsek Jajaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:26

Diduga Endapkan Kasus Dugaan Korupsi Dana Sertifikasi Guru, “FOKKER” Desak Kajati NTT Copot Kasie Pidsus Kejari Larantuka

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:38

Belum Kantongi SK Dokumen Calon Penerima Huntap, Pemda Flotim Didesak Percepat Penyelesaian

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:45

Satgas Yonif 763/SBA Gelar Posyandu di Kampung Kokas, Warga Antusias Ikut Pelayanan Kesehatan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:10

Hardiknas 2026: “Partisipasi Semesta” atau Sekadar Ganti Baju Jargon di Tengah Penderitaan Guru Pelosok?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:40

Mahasiswa PAK IAKN Kupang Gelar Aksi Bersih Pantai Nunsui, Wujud Nyata Iman dalam Tindakan

Kamis, 30 April 2026 - 18:59

UCB Kupang Sosialisasi di SMKN Pantai Baru, Siswa Didorong Lanjut Kuliah

Berita Terbaru

Daerah

Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:50