KUPANG, METRO TIMORNEWS.ID – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Hotel Harper Kupang pada Minggu, 15 Maret 2026. Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang menggelar Ibadah Syukur dan Pengutusan bagi 380 calon wisudawan/wisudawati yang akan dikukuhkan secara resmi dalam prosesi wisuda pada Senin, 16 Maret 2026.
Ibadah pengutusan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum spiritual untuk membekali para lulusan sebelum terjun ke “medan juang” di tengah masyarakat.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., dalam keterangannya menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud syukur kolektif seluruh civitas akademika. Menurutnya, pengutusan ini sangat krusial untuk mengingatkan para lulusan akan jati diri dan tanggung jawab moral mereka.
“Pengutusan adalah momentum penting bagi IAKN Kupang untuk menitipkan pesan-pesan mendasar. Kami ingin memastikan bahwa keilmuan, karakter, dan dedikasi yang telah ditempa di kampus akan dikaryakan untuk kebaikan bersama,” ujar Dr. I Made Suardana.
Rektor juga menekankan agar para lulusan tidak kehilangan fokus setelah meninggalkan bangku perkuliahan. Perjalanan panjang dan jerih payah selama studi harus menjadi fondasi kuat dalam melayani Tuhan dan sesama.
Lebih lanjut, Rektor berharap agar 380 calon lulusan ini mampu menjadi representasi terbaik dari IAKN Kupang. Kualitas sebuah lembaga pendidikan, menurutnya, tecermin dari kualitas dan integritas para alumninya di lapangan.
“Lulusan kami adalah figur terdepan. Mereka adalah corong yang mengkomunikasikan kualitas IAKN Kupang secara langsung kepada masyarakat. Ketika mereka berkarya dengan baik, kepercayaan masyarakat terhadap almamater ini akan semakin tinggi,” tambahnya dengan penuh optimisme.
Pesan Penutup: Selamat Berkarya di Ladang Pelayanan
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana memberikan ucapan selamat berjuang kepada para calon wisudawan. Beliau berpesan agar nilai-nilai “Takut akan Tuhan” yang menjadi dasar pembentukan karakter di IAKN Kupang tetap menjadi kompas dalam setiap langkah karier mereka.
“Selamat berkarya di medan juang dan dalam tanggung jawab pelayanan di mana pun Tuhan mengutus. Ciptakanlah kehidupan yang menegaskan bahwa kalian adalah lulusan-lulusan terbaik,” pungkasnya.
Martin Knaufmone








