Kunjungan ke Flores Timur, Dirjen Janji Bangun RS Terpadu

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Larantuka, Metrotimornews.id — Kunjungan Direktur Jenderal (Dirjen) Kesehatan ke Kabupaten Flores Timur mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah. Dalam kunjungan tersebut, Dirjen meninjau langsung RSUD Larantuka sekaligus menjanjikan pembangunan rumah sakit terpadu guna meningkatkan layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Dalam sambutan dan arahannya, Dirjen Kesehatan, dr. Azhar Jaya, menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang telah mengabdikan diri di daerah, khususnya di wilayah kepulauan dan terpencil. Ia menegaskan pentingnya peran puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang harus terus dijaga kualitasnya.

“Setiap masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Puskesmas adalah garda terdepan, maka saya titip agar tetap menjaga masyarakat tetap sehat,” terang dr. Azhar.

Ia juga mengungkapkan rencana pembangunan rumah sakit terpadu di Larantuka. Rumah sakit tersebut dirancang menjadi pusat layanan kesehatan terintegrasi yang mampu menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan perbatasan kepulauan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur, dr. Agustinus Ogie Silimalar, dalam kesempatan tersebut memaparkan perjalanan panjang selama delapan tahun memimpin Dinas Kesehatan. Ia menyebutkan berbagai capaian telah diraih, meski masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

“Delapan tahun saya menjabat, banyak yang sudah kita kerjakan, tapi masih ada yang belum. Saya tidak tahu apakah setelah 30 Maret 2026 saya masih melanjutkan atau tidak. Namun saya ingin menggambarkan bahwa pembangunan kesehatan di Flores Timur terus bergerak maju,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini Flores Timur memiliki 19 kecamatan dengan 21 puskesmas aktif. Satu puskesmas baru di Aransina, Kecamatan Tanjung Bunga, telah selesai dibangun dan tinggal menunggu peresmian. Selain itu, jumlah rumah sakit di Flores Timur juga mengalami peningkatan, dari sebelumnya hanya satu, kini menjadi tiga dengan hadirnya Rumah Sakit Pratama (RSP) Adonara dan RSP Solor.

dr. Ogie juga mengenang perjuangan dalam pembangunan RSP Adonara yang sempat mendapat kritik dari Dirjen Kesehatan, namun akhirnya membuahkan hasil dengan tambahan fasilitas RSP Solor.

“Waktu itu saya sempat mendapat kritik dari Dirjen, tapi akhirnya kita mendapat ‘hadiah’ berupa RSP Solor. Itu menjadi motivasi besar bagi kami,” ungkapnya.

Pada tahun 2025, Flores Timur juga mendapatkan tiga paket pembangunan di RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka, meliputi pembangunan ruang rawat jalan, ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit), serta CatLab (Cath Lab) untuk layanan jantung. Selain itu, Dinas Kesehatan juga memperoleh pembangunan satu ruang Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) guna meningkatkan kualitas pemeriksaan kesehatan masyarakat.

Kementerian Kesehatan juga berkomitmen memberikan bantuan alat kesehatan (alkes) bagi RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka. Dari total pengajuan hampir Rp20 miliar, pemerintah berencana membantu sebesar Rp17 miliar.

“Insyaallah kita bisa bantu dengan nilai Rp17 miliar sesuai permintaan yang diajukan,” tambah dr. Azhar.

Ia berharap dengan adanya penambahan pembangunan dan peningkatan fasilitas layanan kesehatan di daerah, kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan dan dijaga dengan baik.

Berita Terkait

Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif
IAKN Kupang Cetak Hattrick Juara di BEM POLITANI CUP, Tundukkan UKM Undana 3:1
SDN Leomanu Pertama Gelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer di Amfoang Timur
Miris !!! Program Big Push Sapi 700 Ekor Telan Anggaran Rp7,7 Miliar di Tanjung Bunga Belum Kantongi AMDAL
Perkuat Perlindungan Hukum Warisan Budaya Anak Bangsa, UNSTAR Rote Kerja Sama dengan Kemenkum NTT
Reses di Tengah Sawah! Ketua DPRD Rote Ndao Turun Langsung Serap Aspirasi Petani
Heboh Data Bocor, Patman Diperiksa
BPBD Flores Timur Kembalikan Sisa Dana BNPB Rp112 Juta, Ariston: Tidak Bisa Digunakan Lagi di 2026

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:50

Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:06

IAKN Kupang Cetak Hattrick Juara di BEM POLITANI CUP, Tundukkan UKM Undana 3:1

Senin, 18 Mei 2026 - 16:02

SDN Leomanu Pertama Gelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer di Amfoang Timur

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:39

Miris !!! Program Big Push Sapi 700 Ekor Telan Anggaran Rp7,7 Miliar di Tanjung Bunga Belum Kantongi AMDAL

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:14

Perkuat Perlindungan Hukum Warisan Budaya Anak Bangsa, UNSTAR Rote Kerja Sama dengan Kemenkum NTT

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:49

Heboh Data Bocor, Patman Diperiksa

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:46

BPBD Flores Timur Kembalikan Sisa Dana BNPB Rp112 Juta, Ariston: Tidak Bisa Digunakan Lagi di 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:17

Perkuat Disiplin dan Etika, Sie Propam Polres Rote Ndao Sidak Polsek Jajaran

Berita Terbaru

Daerah

Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:50