Pemkab Lembata dan ASDP Gelar Pertemuan dengan Pengguna Jasa, Bahas Solusi Layanan Penyeberangan

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lewoleba, Metrotimornews.id — Pemerintah Kabupaten Lembata bersama ASDP Indonesia Ferry menggelar pertemuan dengan para pengguna jasa penyeberangan, khususnya pelaku ekspedisi, pada Kamis (26/3/2026). Pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Bupati Lembata sebagai tindak lanjut atas berbagai keluhan yang berkembang di masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam forum tersebut, perwakilan ekspedisi menyampaikan sejumlah persoalan utama. Salah satunya adalah belum adanya kepastian jadwal uji coba pelabuhan yang sejak Desember lalu dinilai belum terealisasi secara jelas.

Selain itu, kapal Ile Mandiri yang melayani rute Larantuka–Lewoleba dinilai kurang memadai. Kapal berukuran kecil tersebut disebut kerap mengalami gangguan teknis, sehingga menyebabkan antrean panjang kendaraan, terutama dari jalur Jawa–Flores.

Keluhan lain yang mencuat adalah tingginya biaya buruh akibat kapal bersandar di pelabuhan umum. Biaya yang mencapai sekitar Rp2.000.000 per unit kendaraan tersebut dinilai sangat memberatkan, terlebih karena awalnya hanya bersifat sementara namun hingga kini masih diberlakukan.

Para pelaku ekspedisi juga menyoroti sistem penempatan kendaraan di dalam kapal. Mereka berharap kendaraan disesuaikan dengan posisi sandar kapal agar proses bongkar muat lebih cepat. Selama ini, kendaraan tujuan Lewoleba sering ditempatkan di bagian tengah kapal dan terjepit kendaraan lain, sehingga memperlambat proses pembongkaran.

Di sisi lain, durasi sandar kapal yang hanya sekitar satu jam setelah kembali dari Adonara juga menjadi kendala. Waktu yang singkat membuat sebagian kendaraan tidak sempat dibongkar dan harus menunggu jadwal pelayaran berikutnya.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Manager Department Head Operasional Teknis ASDP, La Ode Fuat Harman, memaparkan sejumlah rencana perbaikan layanan. Salah satunya adalah peningkatan frekuensi pelayaran rute Kupang–Lewoleba menjadi dua kali dalam seminggu.

Selain itu, ASDP akan mengoptimalkan pola rute dengan skema Kupang–Lewoleba–Adonara (PP) untuk jadwal reguler, serta menambah rute Kupang–Lewoleba–Adonara–Larantuka guna memastikan akses ke Lewoleba dapat terlayani lebih maksimal.

Terkait usulan penggantian kapal Ile Mandiri, pihak ASDP menjelaskan bahwa kapal tersebut merupakan kapal perintis sehingga belum dapat diganti dalam waktu dekat. Namun, solusi yang ditawarkan adalah penambahan armada untuk memperkuat kapasitas layanan.

Dalam upaya menekan biaya operasional, ASDP juga berencana melakukan uji coba sandar di dermaga umum. Jika berhasil, kendaraan dapat langsung keluar tanpa memerlukan tenaga buruh tambahan, sehingga biaya tambahan bagi pengguna jasa dapat dihilangkan.

Sementara itu, rencana perbaikan Pelabuhan Waijarang membutuhkan anggaran lebih dari Rp5 miliar. Proses pelelangan dijadwalkan pada Juni 2026 dengan target penyelesaian pada Agustus 2026.

ASDP menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan dengan menempatkan pengguna jasa sebagai prioritas utama, serta melakukan koordinasi lintas pihak secara berkelanjutan sambil memperhatikan kondisi cuaca.

Usai pertemuan, Wakil Bupati bersama tim ASDP dan Dinas Perhubungan melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna memastikan kesiapan dan kelayakan kapal untuk bersandar.

Melalui pertemuan ini, diharapkan lahir solusi konkret yang mampu menjawab berbagai persoalan serta meningkatkan kualitas layanan penyeberangan bagi masyarakat di Kabupaten Lembata.

Berita Terkait

MPLS Ramah Resmi Dibuka, Puluhan Siswa Baru SMKN Pantai Baru Siap Ditempa Jadi Talenta IT dan Maritim
Dobrak Standar Bintang Lima, NIHI Rote Padukan Kemewahan dan Misi Sosial
Jadwal Wings Air Kupang–Larantuka Dibatalkan, Erupsi Dua Gunung Api Ganggu Penerbangan
Pemkab Rote Ndao Sambut 149 Mahasiswa KKN IAKN Kupang, Perkuat Kolaborasi Membangun Masyarakat dari Desa
DPRD Soroti Program 700 Sapi Rp7,7 Miliar, BUMD dan Pakan Belum Siap
348 Calon Berebut Tiket ke Tingkat Pusat, Pangdam Kasuari Tegaskan Seleksi TNI AD Harus Bersih dan Profesional
Sat Resnarkoba Gandeng SMA Andaluri, Edukasi Bahaya Narkoba
300 Penunggang Meriahkan Festival Hus Nde’o, Budaya Rote Ndao Memukau Ribuan Pengunjung

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 17:32

MPLS Ramah Resmi Dibuka, Puluhan Siswa Baru SMKN Pantai Baru Siap Ditempa Jadi Talenta IT dan Maritim

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:45

Dobrak Standar Bintang Lima, NIHI Rote Padukan Kemewahan dan Misi Sosial

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:07

Jadwal Wings Air Kupang–Larantuka Dibatalkan, Erupsi Dua Gunung Api Ganggu Penerbangan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:58

Pemkab Rote Ndao Sambut 149 Mahasiswa KKN IAKN Kupang, Perkuat Kolaborasi Membangun Masyarakat dari Desa

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:48

348 Calon Berebut Tiket ke Tingkat Pusat, Pangdam Kasuari Tegaskan Seleksi TNI AD Harus Bersih dan Profesional

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:04

Sat Resnarkoba Gandeng SMA Andaluri, Edukasi Bahaya Narkoba

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:12

300 Penunggang Meriahkan Festival Hus Nde’o, Budaya Rote Ndao Memukau Ribuan Pengunjung

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:30

Mengabdi di Beranda Selatan NKRI, 33 Mahasiswa KKN IAKN Kupang Disambut Hangat Pemerintah Desa Rote Barat

Berita Terbaru