Larantuka, Metrotimornews.id — Menjelang perayaan Semana Santa, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Kepala DLH Flores Timur, Servulus Satel Demoor, mengatakan kebersihan menjadi faktor penting selama pelaksanaan pekan suci yang akan berlangsung selama sepekan di Kota Larantuka.
“Dalam rangka pekan suci, kami mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga kesehatan dengan memastikan lingkungan sekitar tetap bersih. Sampah harus diangkut dan dibuang pada tempatnya,” kata Demoor saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menegaskan, meningkatnya jumlah pengunjung selama Semana Santa membuat tanggung jawab menjaga kebersihan tidak hanya berada di pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.
Menurut dia, Larantuka sebagai tuan rumah harus mampu memberikan kenyamanan bagi para peziarah yang datang dari berbagai daerah.
“Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Apalagi kita akan kedatangan banyak tamu untuk mengikuti rangkaian Semana Santa di Larantuka yang dikenal sebagai Kota Reinha,” ujarnya.
DLH juga meminta peran aktif para lurah dan kepala desa di wilayah Kecamatan Larantuka untuk menggerakkan masyarakat melakukan kerja bakti secara rutin.
Selain itu, Demoor merinci sejumlah langkah yang perlu dilakukan masyarakat, antara lain kerja bakti membersihkan lingkungan, memilah sampah organik dan anorganik, serta memastikan pembuangan sampah dilakukan sesuai ketentuan.
DLH menetapkan larangan membuang sampah di pinggir jalan maupun tempat penampungan sementara (TPS) pada 1–5 April 2026. Masyarakat diminta kembali membuang sampah pada 6 April 2026 setelah rangkaian kegiatan selesai.
Demoor berharap, melalui langkah tersebut, kebersihan dan keindahan Kota Larantuka tetap terjaga selama berlangsungnya Semana Santa.
“Kita ingin memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu yang datang mengikuti pekan suci,” katanya. (RS)








