Rote Ndao, Metrotimornews
Id–Kamis (23/4/2026) pagi pukul 09.10 WITA, call center 110 Polres Rote Ndao berdering memecah suasana. Laporan dari warga menyebutkan adanya antrian panjang yang memicu kemacetan di SPBU Longgo, mewarnai pagi yang semula berjalan normal.
Menindaklanjuti laporan tersebut, operator 110 dengan sigap langsung menyampaikan informasi kepada Tim Pamapta Polres Rote Ndao. Hanya berselang 10 menit, tepat pukul 09.20 WITA, tim langsung menuju lokasi di SPBU Longgo.

Setibanya di lokasi, Tim Pamapta segera melakukan pengaturan arus lalu lintas serta pengamanan guna mencegah potensi keributan akibat antrian panjang. Upaya cepat ini berhasil mengurai kemacetan dan menjaga situasi tetap kondusif.
Selain itu, Tim Pamapta Polres Rote Ndao juga terus melakukan monitoring di SPBU pasca beredarnya informasi terkait kenaikan harga BBM, khususnya jenis Pertamax Dex dan Dexlite di wilayah Rote Ndao.
Masyarakat setempat pun memberikan apresiasi atas respons cepat dari pihak kepolisian yang dinilai mampu mengatasi situasi dengan baik sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Rote Ndao, AKP Victor Hari Seputra, SPI, MSI, menghimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi isu kenaikan harga BBM. Ia menegaskan bahwa BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan harga.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan penimbunan maupun penjualan BBM bersubsidi secara eceran. Ia juga mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Tak hanya itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi musim kemarau panjang atau fenomena El Nino yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu ke depan.








