Rote Ndao, Metrotimornews.id – Pelaksanaan Festival Literasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Rote Ndao menunjukkan antusiasme luar biasa dari para peserta. Meskipun panitia menargetkan jumlah peserta sebanyak 200 orang per hari, pada hari pertama kegiatan justru diikuti oleh 466 peserta, jauh melampaui ekspektasi. Sementara pada hari kedua, jumlah peserta tercatat mencapai 200 orang.

Ketua Panitia pelaksanaan kegiatan, Polce Petan, kepada media ini, Jumat (24/4/2026), menyampaikan bahwa lonjakan jumlah peserta ini menjadi bukti meningkatnya minat literasi di kalangan pelajar dan masyarakat.
“Target awal memang 200 peserta per hari, namun melihat capaian hari pertama yang mencapai 466 orang, kami sangat optimis kegiatan ini akan terus meningkat di hari-hari berikutnya hingga akan mencapai 700 peserta,” ujarnya.
Festival yang berlangsung sejak 23 hingga 25 April 2026 ini diikuti oleh sekitar 700 peserta dari berbagai sekolah tingkat sekolah Dasar dan sekolah menengah pertama.
Kegiatan ini dirancang untuk mendorong budaya membaca dan menulis sekaligus menjadi ajang kreativitas bagi para pelajar.
Memasuki malam kedua, acara diisi secara khusus oleh penampilan siswa-siswi dari SMA Negeri 1 Lobalain yang menampilkan berbagai kegiatan literasi, termasuk pentas tarian sebagai bagian dari pertunjukan seni berbasis literasi. Penampilan tersebut mendapat apresiasi meriah dari para peserta dan tamu undangan yang hadir.
Festival Literasi ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi di tengah masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Rote Ndao. (*tim)








