120 Guru SMA/SMK TTS Ikuti Innovative School Programme, Kadis Ambros Kodo: Karakter Dulu, Baru Akademik

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SoE, Metrotimornews. Id-+Sebanyak 120 guru SMA dan SMK di Kabupaten Timor Tengah Selatan mengikuti _Innovative School Programme_ (ISP) di Hotel Bahagia 2 Soe. Pelatihan berlangsung lima hari kerja, Senin–Jumat, 20–24 April 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, mengatakan program ini merupakan kolaborasi Pemprov NTT dengan Emanuel Foundation. Menurutnya, pendidikan tidak boleh langsung fokus ke akademik.

“Semestinya kita tidak langsung berbicara mengenai akademik, melainkan karakter, kemudian akademik, baru wirausaha,” tandas Ambrosius.

Kegiatan ini menindaklanjuti kerja sama Pemprov NTT dan Yayasan Emmanuel yang diteken 2 Mei 2025. Para guru didorong untuk kembali bersemangat belajar dan berinovasi, termasuk dalam mentransfer pengetahuan ke murid serta meningkatkan partisipasi belajar.

Manfaatkan Rapor Pendidikan

Ambrosius menjelaskan, guru diarahkan memahami dan memanfaatkan rapor pendidikan satuan pendidikan sebagai dasar mengidentifikasi persoalan, terutama literasi dan numerasi. Dari hasil itu, guru didorong merancang program pembelajaran yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan sekolah masing-masing.

ISP juga memberi perhatian pada persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan September 2026 untuk jenjang SMA dan SMK. “Guru-guru mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut karena memberi pendekatan baru yang lebih aplikatif di kelas,” tegasnya.

Salah satu peserta mengaku senang karena mendapat hal-hal baru untuk berinovasi dan berkreasi dalam proses pembelajaran di sekolah.

Fokus 3 Aspek: Karakter, Mindset, Keterampilan

Yayasan Emmanuel merupakan lembaga nirlaba yang berfokus pada pendidikan, literasi, dan pengembangan masyarakat. Lewat Innovative School Programme yayasan ini berupaya meningkatkan kapasitas guru serta kualitas pembelajaran di sekolah.

Program ini menekankan tiga aspek, yaitu karakter, mindset dan keterampilan, yang sejalan dengan arah kebijakan Dasar Cita Melki-Johni.

(Albert Baunsele)

Berita Terkait

Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif
IAKN Kupang Cetak Hattrick Juara di BEM POLITANI CUP, Tundukkan UKM Undana 3:1
SDN Leomanu Pertama Gelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer di Amfoang Timur
Miris !!! Program Big Push Sapi 700 Ekor Telan Anggaran Rp7,7 Miliar di Tanjung Bunga Belum Kantongi AMDAL
Perkuat Perlindungan Hukum Warisan Budaya Anak Bangsa, UNSTAR Rote Kerja Sama dengan Kemenkum NTT
Reses di Tengah Sawah! Ketua DPRD Rote Ndao Turun Langsung Serap Aspirasi Petani
Heboh Data Bocor, Patman Diperiksa
BPBD Flores Timur Kembalikan Sisa Dana BNPB Rp112 Juta, Ariston: Tidak Bisa Digunakan Lagi di 2026

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:50

Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:06

IAKN Kupang Cetak Hattrick Juara di BEM POLITANI CUP, Tundukkan UKM Undana 3:1

Senin, 18 Mei 2026 - 16:02

SDN Leomanu Pertama Gelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer di Amfoang Timur

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:39

Miris !!! Program Big Push Sapi 700 Ekor Telan Anggaran Rp7,7 Miliar di Tanjung Bunga Belum Kantongi AMDAL

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:14

Perkuat Perlindungan Hukum Warisan Budaya Anak Bangsa, UNSTAR Rote Kerja Sama dengan Kemenkum NTT

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:49

Heboh Data Bocor, Patman Diperiksa

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:46

BPBD Flores Timur Kembalikan Sisa Dana BNPB Rp112 Juta, Ariston: Tidak Bisa Digunakan Lagi di 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:17

Perkuat Disiplin dan Etika, Sie Propam Polres Rote Ndao Sidak Polsek Jajaran

Berita Terbaru

Daerah

Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:50