Festival Literasi Rote Ndao Libatkan Sekolah, Peserta Lampaui Target

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para siswi SMA Kristen Siloam Metina menampilkan tarian penuh semangat dalam Festival Literasi, Sabtu, 25 April 2026. Mereka tampil serasi mengenakan pakaian adat lengkap yang menambah keindahan pertunjukan.

Para siswi SMA Kristen Siloam Metina menampilkan tarian penuh semangat dalam Festival Literasi, Sabtu, 25 April 2026. Mereka tampil serasi mengenakan pakaian adat lengkap yang menambah keindahan pertunjukan.

 

ROTE NDAO, METROTIMORNEWS.ID – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Rote Ndao menggelar sejumlah kegiatan literasi dengan melibatkan sekolah, pelajar, guru, dan masyarakat umum sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya baca di daerah.

Kegiatan tersebut meliputi Festival Literasi serta Lomba Bertutur Cerita Rakyat bagi siswa-siswi tingkat SD/MI yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 23 hingga 29 April 2026.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Rote Ndao, Benyamin Koamesa, S. Pd melalui Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Rote Ndao, Folkes Panie, Sabtu (25/4/2026).

Festival literasi menjadi kegiatan utama dengan sasaran peserta dari kalangan pelajar, guru, hingga masyarakat umum. Panitia menargetkan sebanyak 750 peserta yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Rote Ndao.

Sejumlah sekolah yang terlibat antara lain SMA Negeri 1 Lobalain dengan 105 peserta, SMA Kristen Siloam Ba’a sebanyak 75 peserta, SMP Negeri 1 Ba’a 75 peserta, SMP Negeri 2 Ba’a 60 peserta, SMP Negeri 3 Ba’a 45 peserta, SMP Mother Ignacia 45 peserta, SMP Satap Batulai 45 peserta, SD Negeri 1 Ba’a 45 peserta, SDI 2 Ba’a 45 peserta, SDI Mokdale 45 peserta, SD Negeri Tuabolok 15 peserta, serta masyarakat umum sebanyak 150 orang.

Para siswi SMA Kristen Siloam Metina menampilkan tarian penuh semangat dalam Festival Literasi, Sabtu, 25 April 2026. Mereka tampil serasi mengenakan pakaian adat lengkap yang menambah keindahan pertunjukan.

Keterlibatan berbagai sekolah ini menunjukkan tingginya antusiasme dunia pendidikan dalam mendukung gerakan literasi yang dicanangkan pemerintah daerah.

Sementara itu, Lomba Bertutur Cerita Rakyat menyasar siswa-siswi SD/MI dengan target peserta sebanyak 70 orang. Namun jumlah pendaftar justru melampaui target, yakni mencapai 75 peserta dari 29 sekolah di Kabupaten Rote Ndao.

Pihak dinas menjelaskan, Festival Literasi bertujuan menumbuhkan budaya gemar membaca dan meningkatkan kemampuan literasi pelajar serta masyarakat luas. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung agenda “Rote Ndao Cerdas” dalam visi dan misi pemerintah daerah.

Sedangkan Lomba Bertutur Cerita Rakyat bertujuan menumbuhkan minat baca sejak dini sekaligus meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami serta menyampaikan kembali cerita rakyat sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal.

Seluruh kegiatan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2026 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik bidang pendidikan sub bidang perpustakaan.

Pemerintah daerah berharap kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama yang berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Rote Ndao.

 

Pelaksanaan Festival Literasi Tahun 2026 menunjukkan antusiasme luar biasa dari para peserta. Meskipun panitia menargetkan 200 peserta per hari, pada hari pertama kegiatan justru diikuti oleh 466 peserta, jauh melampaui ekspektasi. Sementara pada hari kedua tercatat sekitar 200 peserta.

Lonjakan jumlah peserta ini menjadi bukti meningkatnya minat literasi di kalangan pelajar dan masyarakat. Hingga pelaksanaan 23–25 April 2026, festival ini diikuti sekitar 900 peserta dari berbagai sekolah.

Kegiatan ini dirancang untuk mendorong budaya membaca dan menulis sekaligus menjadi ajang kreativitas bagi para pelajar. Memasuki malam kedua, acara diisi oleh penampilan siswa-siswi dari SMA Negeri 1 Lobalain yang menampilkan pertunjukan seni berbasis literasi, termasuk pentas tarian.

Penampilan tersebut mendapat apresiasi meriah dari peserta dan tamu undangan yang hadir.

Festival Literasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi di tengah masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Rote Ndao.

(*tim)

Berita Terkait

Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital
Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen
Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK
Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:34

Seminar Perdana Pilot X di Flores Timur, Puluhan Peserta Tertarik Investasi Aset Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:20

Kebakaran Toko Tisari Utama Larantuka, Seorang Pemuda Alami Luka Bakar 37 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:43

Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35