SABTU, 25 April 2026 menjadi hari yang sulit dilupakan bagi siswa-siswi program keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMKN Pantai Baru. Bersama para guru khusus jurusan TJKT, mereka memilih cara sederhana namun penuh makna untuk mengabadikan momen kebersamaan sebelum benar-benar berpisah: sebuah piknik perpisahan di tepi laut.
Lokasi yang dipilih adalah keindahan alam Pantai Oesosole di Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur. Di tempat itu, ombak, pasir, dan angin pantai seolah menjadi saksi bisu perjalanan tiga tahun kebersamaan mereka di bangku SMK.
Kegiatan ini berlangsung secara spontan, lahir dari rasa syukur atas persahabatan yang telah terjalin sejak awal mereka masuk sekolah. Tawa, cerita, dan kenangan lama kembali mengalir, seakan waktu berjalan lebih lambat dari biasanya.
Bagi mereka, momen ini bukan sekadar piknik. Ini adalah ruang untuk mengingat kembali perjalanan panjang: masa orientasi, kegiatan belajar mengajar (KBM), pengalaman praktik kerja lapangan (PKL) di Kota Kupang, hingga ujian kompetensi keahlian (UKK) yang menjadi puncak perjuangan.

“Banyak sekali kenangan, dari awal masuk sampai sekarang. Semua terasa cepat, tapi sangat berarti,” ungkap Jonathan Tanu, salah satu siswa TJKT.
Perpisahan ini semakin dekat dengan kelulusan yang dijadwalkan pada 4 Mei 2026, menandai akhir tahun pelajaran 2025/2026. Namun bagi mereka, hari itu bukan hanya tentang akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang menanti di depan.
Ketua Program Keahlian TJKT, Santy H. Hayon, turut menyampaikan rasa bangganya kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.
“Saya bangga mereka telah menyelesaikan proses ini. Dari awal mereka dibentuk, ditempa, hingga kini siap menjadi penerus bangsa. Ada yang akan melanjutkan pendidikan, ada pula yang langsung terjun ke masyarakat. Ilmu dan keterampilan yang didapatkan semoga bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para lulusan tetap menjaga nama baik sekolah, keluarga, dan diri sendiri di mana pun berada. Pesan sederhana yang terasa berat maknanya di tengah momen perpisahan yang penuh haru.
Saat matahari mulai condong ke barat di Pantai Oesosole, satu per satu siswa mulai menyadari bahwa babak kebersamaan mereka di SMKN Pantai Baru perlahan menutup halaman. Namun kenangan hari itu akan tetap tinggal—terabadikan di antara ombak, pasir, dan langit senja Rote Timur.
(*IDF)








