Yonif 700 Raider Bantah Keterlibatan Anggota dalam Demo Ricuh di Kampus UMI

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAKASSAR, Metrotimornews.id– Batalyon Infanteri (Yonif) 700 Raider membantah keras adanya keterlibatan anggotanya dalam peristiwa aksi demonstrasi yang berujung ricuh di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jumat malam (24/4/2026).

Bantahan tersebut disampaikan langsung oleh pihak Yonif 700 Raider menyusul beredarnya informasi viral di media sosial yang menyebut adanya anggota TNI dari satuan tersebut berada di lokasi kejadian.

Kepada awak media, perwakilan intelijen Yonif 700 Raider menegaskan bahwa tidak ada satu pun personel mereka yang berada di lokasi saat aksi berlangsung.

“Tidak ada anggota Yonif 700 Raider di lokasi seperti yang beredar di media sosial. Informasi tersebut tidak benar,” tegasnya, Sabtu (25/4/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa dua pria yang sempat disebut-sebut sebagai anggota Yonif 700 Raider dalam video yang beredar, dipastikan bukan bagian dari satuan tersebut, melainkan warga sipil.

“Dua orang tersebut bukan anggota kami. Mereka adalah masyarakat sipil. Bahkan informasi yang kami terima, mereka sempat dipaksa untuk mengaku sebagai anggota Yonif 700 Raider, namun sebenarnya mereka tidak mengakui hal tersebut,” ungkapnya.

Pihak Yonif 700 Raider juga menyayangkan beredarnya informasi yang dinilai tidak akurat, termasuk yang muncul di berbagai platform media sosial dan sejumlah media daring.

Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar dapat memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat serta merugikan institusi.

“Kami menegaskan bahwa berita yang viral tersebut, termasuk yang beredar di berbagai media sosial, tidak benar adanya. Tidak ada keterlibatan anggota Yonif 700 Raider dalam kejadian tersebut,” tutupnya.

Hingga saat ini, situasi pasca aksi demonstrasi di kampus UMI dilaporkan telah berangsur kondusif, sementara pihak terkait masih terus melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kericuhan tersebut. (Yonif 700)

Berita Terkait

Protes Nitizen Terkait Lambannya Bupati Flotim Tangani Korban Penyintas Erupsi Lewotobi Laki-laki, Mendapat Cecar dari Nitizen
PKKMB IAKN Kupang Resmi Ditutup, Wakil Rektor I: “IAKN Kupang Rumah Kita Bersama”
Ribuan Lilin Menyala di IAKN Kupang, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Gempa Flores
Stop Bullying!! Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasi Anti-Perundungan di SD GMIT Oesapa
Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi
Partai Perindo Gelar Sidang Perdana Penyelesaian Perselisihan Internal, Anggota DPRD Flores Timur Ajukan Keberatan
Kapolres Rote Ndao Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers Lewat Coffee Morning
Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:57

Protes Nitizen Terkait Lambannya Bupati Flotim Tangani Korban Penyintas Erupsi Lewotobi Laki-laki, Mendapat Cecar dari Nitizen

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:51

PKKMB IAKN Kupang Resmi Ditutup, Wakil Rektor I: “IAKN Kupang Rumah Kita Bersama”

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:30

Ribuan Lilin Menyala di IAKN Kupang, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Gempa Flores

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:14

Stop Bullying!! Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasi Anti-Perundungan di SD GMIT Oesapa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:35

Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:30

Kapolres Rote Ndao Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers Lewat Coffee Morning

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:10

Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:15

Anas CUP I Memasuki 8 Besar, Oeleu Family Siapkan Strategi Khusus Hadapi Lebah Hijau

Berita Terbaru