Lewoleba, Metrotimornews. Id–Lapas Kelas III Lembata terus berkomitmen membentuk moralitas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui program pembinaan yang inovatif dan bermanfaat. Salah satu langkah nyata diwujudkan dengan pelaksanaan pelatihan moralitas bertajuk “Who Am I”, bekerja sama dengan Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia (YPMBPBI) dan Perkumpulan Bergiat Untuk Nusa (BERGUNA).
Kegiatan berlangsung di Gedung Aula Lapas Lembata pada Sabtu, 25 April 2025, diawali dengan sambutan dari Kepala Lapas dan dilanjutkan dengan materi oleh pemateri, kegiatan ini dihadiri 86 WBP dan petugas lapas yang berkesempatan hadir. Dalam pelatihan ini, pemateri menyampaikan topik-topik yang dirancang untuk menggugah kesadaran diri dan membangun pondasi moral yang kuat.

Kepala Lapas Lembata, Antonius Semuki, A.Md. IP, SH., menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan dari YPMBPBI dan BERGUNA. “Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi para WBP untuk merefleksikan diri, mengenal diri lebih dalam, dan memperbaiki sikap moralitas sebagai bagian dari proses pembinaan yang sedang dijalankan,” ujarnya.
Pelatihan ini mendapat antusiasme tinggi dari para WBP. Salah satu peserta menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya introspeksi diri dan bagaimana memperbaiki hubungan dengan sesama, dengan Tuhan, serta dengan alam semesta.
YPMBPBI sebagai mitra pelatihan menghadirkan pendekatan interaktif dalam menyampaikan materi, termasuk refleksi pribadi. Dengan pendekatan ini, peserta diajak tidak hanya memahami teori moralitas, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ketua YPMBPBI, Ibu Erina Wongso, SE. dalam sambutannya menyampikan agar “kita perlu mengenal diri sendiri, agar bisa memiliki kehidupan moral yang baik, dan dengan tabungan kebaikan kita bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik” tandasnya.
Rofinus Monteiro sebagai Ketua BERGUNA menyampaikan Program pelatihan moralitas ini merupakan wujud nyata dari upaya Lapas Lembata dalam melaksanakan pembinaan kepribadian sesuai amanat Undang-Undang Pemasyarakatan. Diharapkan, pelatihan ini menjadi salah satu langkah untuk membentuk WBP yang siap kembali ke masyarakat dengan moralitas yang lebih baik” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme. Pelatihan ini diakhiri dengan refleksi diri bagi para WBP dan pesan penutup oleh pemateri.
Penulis Press Release : Mateus Beyeng (Relawan BERGUNA)
Foto : Mateus Beyeng (Dokumen BERGUNA)








