KUPANG, Metrotimornews. Id–Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) Institusi Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang kembali menorehkan momen bersejarah dengan menggelar yudisium sarjana yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Kegiatan ini menjadi penanda resmi berakhirnya perjalanan akademik bagi puluhan mahasiswa yang telah berjuang menyelesaikan studi mereka.
Dalam laporan panitia, pelaksanaan yudisium ditegaskan berlangsung secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku. Sebanyak 43 mahasiswa resmi diyudisiumkan, terdiri dari 27 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen, 14 mahasiswa Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, serta 2 mahasiswa dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Kristen.
Dekan FKIPK, Delsylia Tresnawaty Ufi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni formal, melainkan momen reflektif yang sarat makna perjuangan, pengorbanan, dan ketekunan. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh mahasiswa yang berhasil melewati berbagai tantangan hingga mencapai titik ini.
“Yudisium ini adalah bukti nyata dari usaha, doa, dan kesetiaan dalam menjalani proses akademik. Ini adalah capaian yang patut dibanggakan dan menjadi langkah awal menuju pengabdian yang lebih luas,” ungkapnya dengan penuh harap.
Lebih lanjut, ia menekankan agar para lulusan tidak cepat berpuas diri, melainkan terus mengembangkan kapasitas diri serta mengabdikan ilmu yang dimiliki bagi gereja, masyarakat, dan bangsa. Integritas, dedikasi, dan keteladanan, menurutnya, adalah nilai-nilai utama yang harus terus dijaga dalam dunia pendidikan.
Dengan semangat baru dan bekal ilmu yang telah diperoleh, para lulusan FKIPK IAKN Kupang diharapkan mampu tampil sebagai agen perubahan membawa terang, inspirasi, dan dampak positif di tengah masyarakat. Yudisium ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari panggilan untuk berkarya dan melayani dengan penuh tanggung jawab.
Reporter: Martin Knaufmone








