ROTE NDAO, METROTIMORNEWS.ID – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen, Yakobis Oktavianus, S.Sos., MM, secara resmi menyerahkan izin operasional bagi dua Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), yakni SMTK Ba’a dan SMTK Rote Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Yakobis Oktavianus didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao, Marthen L. Nenobais, S.Pd., M.Pd., Kepala Seksi Pendidikan Kristen Albert E. Pethan, S.Sos., serta Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Soni D. Aluman, S.Pd., MM.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua Majelis Jemaat GMIT Esa Pokobatun Klasis Rote Timur, Pendeta Rufus R. Bety, S.Th. Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian dua ruang kelas baru SMTK Rote Timur yang ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan pintu ruang kelas oleh Kabid Bimas Kristen Kanwil Kemenag NTT.

Peresmian fasilitas baru tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pembelajaran sekaligus mendukung kualitas pendidikan teologi di wilayah Pulau Rote.
Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Kamis (11/6/2026) itu turut dihadiri Kepala SMTK Ba’a Serli Narakaha, S.Pd., Kepala SMTK Rote Timur Soleman Benu, S.Th., Camat Rote Timur Meliand E.I. Bulan, SH, Kepala Desa Lakamola, Kepala SMP Negeri 3 Rote Timur, Kepala SMP Satu Atap Oehu Rote Timur, Komite Sekolah, para guru SMTK Ba’a dan SMTK Rote Timur, orang tua peserta didik, serta para siswa SMTK Rote Timur.
Dalam sambutannya, Yakobis Oktavianus yang akrab disapa Bobby menegaskan bahwa penyerahan izin operasional merupakan bentuk pengakuan formal negara terhadap kelayakan lembaga pendidikan keagamaan yang telah memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan sesuai ketentuan Kementerian Agama.
“Izin operasional ini memastikan bahwa kurikulum, tenaga pengajar, sarana prasarana, tata kelola, serta aspek kepatuhan administratif telah memenuhi persyaratan yang berlaku,” jelasnya.
Menurut Bobby, momentum penyerahan izin operasional bagi SMTK Ba’a dan SMTK Rote Timur merupakan peristiwa penting yang diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan teologi.
“Ini merupakan peristiwa yang sangat penting. SMTK Ba’a dan SMTK Rote Timur telah menerima pembaruan izin operasional. Harapannya, ini menjadi roh dan semangat baru bagi lembaga sekolah sehingga semakin menambah animo masyarakat untuk bersekolah di SMTK,” ungkapnya.
Selain menyerahkan izin operasional, Bobby juga mengapresiasi pembangunan dua ruang kelas baru di SMTK Rote Timur. Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas layanan pendidikan guna mengakomodasi jumlah peserta didik yang terus bertambah.
Ia menegaskan bahwa izin operasional yang diberikan bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan pengakuan atas kerja keras pengurus sekolah, tenaga pendidik, dan komunitas gereja dalam menyiapkan pendidikan yang berkualitas.
“Penyerahan izin operasional ini bukan semata-mata formalitas administratif. Ini adalah pengakuan atas kerja keras pengurus, pengajar, dan komunitas gereja yang telah menyiapkan sarana, kurikulum, serta tenaga pengajar sesuai standar yang ditetapkan. Kami berharap SMTK Ba’a dan SMTK Rote Timur dapat menjadi pusat pembinaan teologi yang sehat, moderat, dan relevan dengan tantangan pelayanan gereja di daerah kepulauan seperti Rote,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bobby menekankan bahwa izin operasional tersebut menjadi payung hukum yang memperkuat eksistensi kedua lembaga pendidikan tersebut sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Ini menjadi payung hukum, sehingga produk ini, yakni kedua sekolah ini, tetap eksis dan tetap dipercaya oleh masyarakat,” tutupnya.
Dengan penyerahan izin operasional dan peresmian ruang kelas baru tersebut, diharapkan SMTK Ba’a dan SMTK Rote Timur semakin berkembang dalam mencetak generasi muda Kristen yang berkarakter, berintegritas, dan siap melayani gereja maupun masyarakat.
Pewarta: Krend








