Ratusan Siswa Keracunan, Pengawasan MBG di TTS Dipertanyakan

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOE,METROTIMORnews.ID – Kurangnya Pengawasan Standar Kelayakan Makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Menuai Kritik Setelah Ratusan Siswa Keracunan di TTS

Sejumlah pihak mengkritik keras kurangnya pengawasan terhadap standar kelayakan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berjalan di beberapa wilayah. Pasalnya, sejak program ini berjalan, tidak sedikit siswa di sejumlah sekolah diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG.

Kejadian tersebut kembali terulang pada Jumat, 3 Oktober 2025, di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), di mana ratusan siswa terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soe untuk mendapatkan perawatan medis. Para siswa mengalami gejala muntah-muntah, mual, dan pusing setelah mengonsumsi makanan dalam program MBG.

Meski dugaan keracunan kuat, hingga saat ini belum ada hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang disajikan dalam program tersebut.

Menanggapi insiden ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), David I. Boimau, A.Md, menegaskan agar persoalan ini tidak dipandang remeh sebagai akibat kelalaian semata.

“Keracunan MBG di Soe jangan dilihat sebagai masalah sepele dan normatif seperti yang terjadi di daerah lain, sehingga dianggap sebagai masalah kelalaian,” tegas David.

Politisi dari Partai Hanura ini juga mengingatkan agar kejadian ini tidak dibandingkan hanya secara statistik, mengingat dari sekian banyak siswa di TTS, hanya beberapa persen yang mengalami keracunan.

David menyarankan agar dalam pelaksanaan MBG ke depan, bahan makanan yang digunakan harus diambil langsung dari pengusaha lokal setempat.

“Saran saya, kalau MBG ini mau dilanjutkan maka wajib hukumnya semua bahan yang dimasak didatangkan dari pengusaha lokal setempat dan kurangi mendatangkan dari luar daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, David mengingatkan agar pengawasan terhadap vendor penyedia makanan MBG dilakukan dengan lebih ketat demi menjamin kualitas dan keamanan makanan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi siswa, David juga mengusulkan agar dana pengelolaan MBG diserahkan kepada orang tua siswa agar mereka yang mengelola langsung makanan tersebut. Ia bahkan menyarankan agar model program MBG diganti menjadi pemberian beasiswa gratis atau memberikan dana langsung kepada orang tua siswa agar mereka yang mengatur sendiri kebutuhan gizi anaknya.

“Bisa juga modelnya sama seperti dulu, Pemberian Makanan Tambahan Sekolah (PMTS), di mana dananya diberikan kepada orang tua siswa untuk memasak di sekolah,” tutup David Boimau.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan siswa yang mengalami gejala keracunan berasal dari lima sekolah di Kota Soe, yakni TK Ora et Labora Soe, SD GMIT Soe II, SD Inpres Soe, SD Advent Soe, dan SD Inpres Oenasi.

(*depo)

Berita Terkait

6 Mahasiswa KKN UMK Resmi Mengabdi di Desa Anin, Siap Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat
Dosen UNDANA Dampingi MGMP Biologi Kota Soe Olah Limbah Organik Jadi Kompos Pakai Mesin Tabolabale Drum Komposter
Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta
Trofeo Generasi Muda Skinu 2026 Resmi Berlabuh, Oe’ekam Warriors FC Tampil Sebagai Juara
Fr. Athanasius: Di Usia ke-20,FQI Kefamenanu Komitmen Cetak Generasi Beriman dan Berkarakter
YNS Apresiasi Prestasi Hanny Babys, Offroader Putri Asal TTS yang Harumkan Nama NTT di Pentas Nasional
Zikir dan Doa Kebangsaan Awali Rangkaian HUT ke-81 RI, Pimpinan IAKN Kupang Teguhkan Komitmen Merawat Kerukunan Bangsa
Peletakan Batu Pertama Warnai HUT ke-79 GMIT Imanuel Kuatnana, Tonggak Baru Pelayanan dan Iman Jemaat

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:11

6 Mahasiswa KKN UMK Resmi Mengabdi di Desa Anin, Siap Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:23

Dosen UNDANA Dampingi MGMP Biologi Kota Soe Olah Limbah Organik Jadi Kompos Pakai Mesin Tabolabale Drum Komposter

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:49

Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:36

Trofeo Generasi Muda Skinu 2026 Resmi Berlabuh, Oe’ekam Warriors FC Tampil Sebagai Juara

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:33

Fr. Athanasius: Di Usia ke-20,FQI Kefamenanu Komitmen Cetak Generasi Beriman dan Berkarakter

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:18

YNS Apresiasi Prestasi Hanny Babys, Offroader Putri Asal TTS yang Harumkan Nama NTT di Pentas Nasional

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:16

Zikir dan Doa Kebangsaan Awali Rangkaian HUT ke-81 RI, Pimpinan IAKN Kupang Teguhkan Komitmen Merawat Kerukunan Bangsa

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:50

Peletakan Batu Pertama Warnai HUT ke-79 GMIT Imanuel Kuatnana, Tonggak Baru Pelayanan dan Iman Jemaat

Berita Terbaru