LARANTUKA, METROTIMORNEWS.ID – Menjelang pembukaan Festival Bale Nagi 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Flores Timur menggelar kerja bakti bersama di kawasan Taman Kota Felix Fernandez, Larantuka, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan pemerintah daerah menyambut ribuan masyarakat dan wisatawan yang akan menghadiri festival budaya tahunan tersebut.
Kerja bakti melibatkan seluruh jajaran DLH, mulai dari pegawai kantor hingga petugas lapangan. Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta mengikuti apel bersama yang dipimpin Sekretaris DLH Kabupaten Flores Timur, Hendrikus Kristian Edi Jaya Lamanepa.
Dalam arahannya, Hendrikus menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman sebagai wajah pertama Kota Larantuka bagi para tamu yang datang mengikuti Festival Bale Nagi 2026.
“Kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dalam menyambut masyarakat, wisatawan, dan tamu yang akan datang ke Festival Bale Nagi 2026. Mari kita bekerja maksimal agar wajah Kota Larantuka terlihat bersih dan tertata,” ujarnya.
Ia mengatakan setiap pegawai memiliki tanggung jawab menjaga kebersihan ruang publik, terutama di kawasan yang menjadi pusat penyelenggaraan festival. Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi juga mencerminkan budaya gotong royong masyarakat Flores Timur.
“Festival ini bukan hanya agenda pemerintah, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Flores Timur. Karena itu, kita perlu menunjukkan kepedulian melalui tindakan nyata, salah satunya dengan menjaga kebersihan dan menata lingkungan secara bersama,” tambahnya.
Usai apel, seluruh peserta langsung menyebar ke sejumlah titik yang telah ditentukan. Berbagai pekerjaan dilakukan, mulai dari penyapuan jalan, pengangkutan sampah, pembersihan taman, pemangkasan rumput, hingga penataan ruang-ruang publik yang akan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama festival berlangsung.
Hendrikus berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kerja bakti tersebut dapat terus dipertahankan selama rangkaian Festival Bale Nagi 2026 berlangsung. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan suasana yang nyaman, aman, dan indah bagi seluruh pengunjung.
Festival Bale Nagi 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Milenial Keru-Baki, Torang Semua Basudara.” Berbagai agenda telah disiapkan, di antaranya karnaval budaya, pertunjukan musik etnik dan modern, pameran ekonomi kreatif, promosi tenun ikat dan kuliner khas Flores Timur, job fair, workshop, talkshow kepemudaan, ruang temu diaspora, hingga promosi destinasi wisata unggulan Kabupaten Flores Timur.
Pemerintah Kabupaten Flores Timur berharap dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan selama pelaksanaan festival. Kerja bakti yang diprakarsai DLH ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan Festival Bale Nagi 2026 yang bersih, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pengunjung.
(Redaksi MetroTimorNews.id)








