Merpati Terbang, Pesan Damai Bergema: IAKN Kupang Hadir dalam Gerakan Ekoteologi Bersih Pantai

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, METRO TIMORNEWS.ID — Semangat menjaga lingkungan dan kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang. Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., bersama jajaran pimpinan dan dosen turun langsung melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Pasir Panjang, Kota Kupang, Rabu (12/8/2026) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Ekoteologi: Bersih Pantai yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Kantor Kementerian Agama Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Sejak pukul 07.00 WITA, para peserta yang mengenakan pakaian olahraga mulai menyusuri kawasan pesisir sambil membawa perlengkapan kebersihan. Sampah plastik, kemasan makanan dan berbagai jenis sampah yang berserakan dikumpulkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Kehadiran langsung Rektor bersama jajaran pimpinan dan dosen IAKN Kupang menjadi pesan bahwa kampus tidak hanya berbicara tentang lingkungan melalui ruang akademik, tetapi juga hadir melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Pantai Pasir Panjang merupakan salah satu ruang publik yang banyak dimanfaatkan masyarakat Kota Kupang untuk berwisata maupun beraktivitas. Tingginya aktivitas tersebut tentu membutuhkan kesadaran bersama agar kebersihan kawasan pesisir tetap terjaga.

Menariknya, kegiatan tidak hanya diisi dengan aksi bersih pantai. Para peserta juga melakukan pelepasan burung merpati sebagai simbol perdamaian dan pengingat akan tanggung jawab manusia dalam menjaga keutuhan ciptaan.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat ekoteologi yang memandang alam bukan sekadar objek untuk dimanfaatkan, melainkan bagian dari ciptaan Tuhan yang harus dirawat, dilindungi dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Rektor IAKN Kupang menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat tersebut harus diwujudkan secara berkelanjutan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Aksi bersih pantai ini juga menjadi bagian dari momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga melalui kerja bersama yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bagi IAKN Kupang, keterlibatan dalam Gerakan Ekoteologi: Bersih Pantai merupakan salah satu bentuk implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Kehadiran pimpinan dan civitas akademika di tengah masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kuliah. Nilai kepedulian, tanggung jawab sosial dan kecintaan terhadap lingkungan perlu diwujudkan dalam tindakan nyata.

Gerakan tersebut memperlihatkan wajah perguruan tinggi yang tidak berjarak dengan masyarakat. IAKN Kupang hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut menjawab berbagai persoalan sosial dan lingkungan.

Dengan semangat “Iman yang diwujudkan dalam tindakan”, aksi bersih Pantai Pasir Panjang menyampaikan pesan sederhana namun kuat: merawat lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Merpati telah terbang membawa pesan damai. Dari Pantai Pasir Panjang, IAKN Kupang menggemakan pesan bahwa menjaga alam, menjaga kebersamaan dan merawat bumi merupakan bagian dari panggilan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

IAKN Kupang hadir, bergerak dan memberi dampak. Karena kampus yang hebat bukan hanya mencetak insan berilmu, tetapi juga membentuk manusia yang peduli terhadap sesama dan alam ciptaan.

(MARTIN MTID)

Berita Terkait

Semangat Gotong Royong Masyarakat Dusun II Noe’Ana Rayon 5 dan 7 Bangun Jalan Rabat
GMNI TTS Desak Bupati Eksekusi Rekomendasi RDP, Jangan Jadikan Birokrasi Alasan!
Launching Layanan Keimigrasian di Flotim, Pemda Siapkan Lahan 1,5 Hektare
Piala Bupati Cup II Tetap di Oebesa atau Pindah ke Soe Generation? Final Panas Menanti!
SMKN Tunua Gelar Bakti Sosial di Gereja Bethania Sambut HUT RI ke-81
Yoram Nakamnanu Desak Pemda TTS Segera Tindaklanjuti Persoalan Aset Desa dan Infrastruktur
Aksi Nyata DWP RSUD HFL, Periksa Kesehatan Anggota dan Edukasi Hidup Sehat
RIMPAF TTS Soroti Dugaan Tebang Pilih Sanksi Etika, Desak Sekdes Bijaepunu Segera Dinonaktifkan

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:30

Merpati Terbang, Pesan Damai Bergema: IAKN Kupang Hadir dalam Gerakan Ekoteologi Bersih Pantai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:28

Semangat Gotong Royong Masyarakat Dusun II Noe’Ana Rayon 5 dan 7 Bangun Jalan Rabat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:42

GMNI TTS Desak Bupati Eksekusi Rekomendasi RDP, Jangan Jadikan Birokrasi Alasan!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:52

Launching Layanan Keimigrasian di Flotim, Pemda Siapkan Lahan 1,5 Hektare

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:26

Piala Bupati Cup II Tetap di Oebesa atau Pindah ke Soe Generation? Final Panas Menanti!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:31

Yoram Nakamnanu Desak Pemda TTS Segera Tindaklanjuti Persoalan Aset Desa dan Infrastruktur

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:30

Aksi Nyata DWP RSUD HFL, Periksa Kesehatan Anggota dan Edukasi Hidup Sehat

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:23

RIMPAF TTS Soroti Dugaan Tebang Pilih Sanksi Etika, Desak Sekdes Bijaepunu Segera Dinonaktifkan

Berita Terbaru