Keluarga Nuban Menolak Penobatan Jonathan Nubatonis sebagai Raja Amanuban

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Soe,Metrotimornews.Id– Keluarga Nuban secara tegas menolak penobatan Jonathan Nubatonis sebagai Raja Amanuban yang dilakukan oleh Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) pada 15 September 2025. Penolakan ini disampaikan oleh Samuel Nuban, Alexander Nuban dan Samuel Nuban Tune, saat pertemuan keluarga besar Nuban di Desa Fatukusi, Sabtu , 4 Oktober 2025.

Menurut Samuel Nuban, keluarga Nope telah mengembalikan nama sebagai raja dan telah menyerahkan simbol kerajaan berupa perak, selimut, Muti, pinang, dan sopi di Sonaf Tunbes. Oleh karena itu, keluarga Nuban tidak mengakui penobatan Jonathan Nubatonis sebagai Raja Amanuban.

Keluarga Nuban juga mempertanyakan mengapa pengukuhan Jonathan Nubatonis sebagai raja tidak dilakukan di Mesamkauneo atau Mesempanene, yang merupakan tempat yang seharusnya untuk melakukan prosesi adat tersebut. Mereka menganggap bahwa penobatan tersebut adalah tidak sah dan merupakan kebohongan.

Alexander Nuban, salah satu anggota keluarga Nuban, menjelaskan bahwa Tunbes telah didiami oleh empat suku, yaitu Suku Nuban, Nubatonis, Tenis, dan Asbanu. Semua sudah dikapling yakni Keluarga Nuban di Nunleu Tunbes, keluarga Nubatonis di Mesem kau Neo,Mesem panene, keluarga Tenis di Pene numbakase dan keluarga Asbanu di Pliki Niufmuitini. keluarga Nuban juga masih menantikan keluarga Nope menghantar sapi lima ekor pengganti lima buah pinang yang sudah tiga puluhan tahun lebih.

Keluarga Nuban meminta kepada Bupati TTS untuk mencabut penobatan Jonathan Nubatonis sebagai Raja Amanuban dan mengakui hak-hak adat yang sah. Mereka juga meminta agar Bupati TTS tidak menobatkan Jonathan Nubatonis sebagai raja kerajaan Amanuban karena itu bukanlah kerajaan Nubatonis, ujarnya.

Sedangkan, Samuel Nuban-Tune, mengungkapkan bahwa pihaknya menyesal karena pada 13 September 2025 itu pak Jonathan Nubatonis membawa babi dan ketupat masuk ke Sonaf Tunbes untuk berdoa namun saya suruh keluar karena masih ada masalah dengan kami keluarga Nuban yang belum selesai urusannya di Polres TTS atau sementara berproses, ungkapnya. Selain itu, pihaknya mengaku terkejut karena setelah 13 September 2025 Jonathan Nubatonis tidak jadi berdoa di Sonaf Tunbes, pihaknya mendengar informasi kalau Jonathan Nubatonis telah dinobatkan oleh Pak Bupati TTS menjadi raja Amanuban pada 15 September 2025, ucapnya. (Tim)

Berita Terkait

SMKN Pantai Baru Gelar IHT Pembelajaran Mendalam dan Koding, Dorong Guru Siapkan Pembelajaran Vokasi Berbasis TEFA
FKIPK IAKN Kupang Gelar PKM Coping Stres di SMTK Waikabubak
Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo Mulai Dikerjakan, KPH Pastikan di Luar Kawasan Hutan Lindung
Turnamen Ankez Bijoba Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Kemerdekaan Sepak Bola Pelajar TTS
Dari Lapangan Sekolah, PT Bo’a Development dan Nihi Rote Tumbuhkan Harapan Baru untuk Generasi Rote
Warga Tolak LKPJ Kades Kolilanang, Diduga Kuat Fiktif
IAKN Kupang Cetak Hattrick Juara di BEM POLITANI CUP, Tundukkan UKM Undana 3:1
SDN Leomanu Pertama Gelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer di Amfoang Timur

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:14

SMKN Pantai Baru Gelar IHT Pembelajaran Mendalam dan Koding, Dorong Guru Siapkan Pembelajaran Vokasi Berbasis TEFA

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:38

FKIPK IAKN Kupang Gelar PKM Coping Stres di SMTK Waikabubak

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:10

Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo Mulai Dikerjakan, KPH Pastikan di Luar Kawasan Hutan Lindung

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:33

Turnamen Ankez Bijoba Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Kemerdekaan Sepak Bola Pelajar TTS

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:36

Dari Lapangan Sekolah, PT Bo’a Development dan Nihi Rote Tumbuhkan Harapan Baru untuk Generasi Rote

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:06

IAKN Kupang Cetak Hattrick Juara di BEM POLITANI CUP, Tundukkan UKM Undana 3:1

Senin, 18 Mei 2026 - 16:02

SDN Leomanu Pertama Gelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer di Amfoang Timur

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:39

Miris !!! Program Big Push Sapi 700 Ekor Telan Anggaran Rp7,7 Miliar di Tanjung Bunga Belum Kantongi AMDAL

Berita Terbaru