PANTAI BARU, METROTIMORmews.ID – Di tengah geliat kehidupan masyarakat pesisir yang kian dinamis, kesejukan suasana tetap terasa di Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao. Wilayah yang menjadi salah satu pintu masuk utama ke Rote melalui jalur laut ini, justru menampilkan potret harmoni antara aparat dan warga.
Wakapolsek Pantai Baru, Iptu I Gede Putu Parwata, S.H., menegaskan bahwa silaturahmi adalah kunci utama dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
“Kami terus jalin silaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat untuk ciptakan kamtibmas kondusif,” tegas Iptu Parwata saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (7/10/2025).
Pantai Baru dikenal dengan masyarakatnya yang majemuk dalam profesi. Sebagian besar adalah petani, pekebun, dan nelayan yang menggantungkan hidup pada alam. Perubahan cuaca yang kerap tidak menentu turut mengubah ritme kehidupan mereka. Mobilitas warga meningkat, aktivitas ekonomi bergeliat, namun satu hal tetap terjaga: ketenangan sosial.
Sorotan kamera media ini memperlihatkan suasana aman dan tenteram di setiap sudut wilayah Pantai Baru. Tidak hanya karena pengawasan aparat, tetapi juga karena tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kedamaian.
“Kami dari Polsek Pantai Baru mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, para tokoh, serta seluruh stakeholder atas dukungan dan peran serta dalam menciptakan kamtibmas,” ungkap Parwata yang akrab disapa Komandan Barbar.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa jalinan silaturahmi bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi pondasi moral dan sosial dalam membangun keamanan di wilayah pesisir selatan Rote Ndao.
“Kami yakin, masyarakat punya komitmen yang sama dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif. Jalinan silaturahmi kami jadikan pondasi utama bagi ketenangan bersama,” pungkasnya dengan nada optimis.
Dari tepi pantai hingga pelosok kebun, kehangatan komunikasi antara polisi dan warga menjadi simbol bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama — dibangun di atas pondasi silaturahmi dan saling percaya.








