ROTE NDAO, METROTIMORnews. Id–
Warga dan pekerja di kawasan PT Bo’a Development, Dusun Oemau, Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, dilatih langsung menghadapi situasi darurat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao, Kamis (9/10/2025).
Mulai dari penggunaan alat pemadam api hingga simulasi penyelamatan saat bencana, pelatihan ini menjadi upaya nyata pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan.
Kegiatan yang digelar dari pukul 09.00 hingga 11.00 Wita ini melibatkan narasumber dari berbagai unsur, antara lain Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Rote Ndao, Jeskiel M. Nalle, Gomer Lenama, serta dua anggota Babinsa Koramil 1627-03/Batutua, Serka Armindo DS Silva dan Sertu Petrus Gudu.
Fokus utama pelatihan hari pertama adalah pengenalan dan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi lapangan untuk menghadapi situasi darurat secara langsung.
“Warga harus tahu apa yang dilakukan ketika bencana datang. Jangan panik, harus sigap dan tahu prosedurnya,” tegas Jeskiel.
Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam membangun budaya tanggap darurat di wilayah selatan Indonesia yang rawan bencana, mulai dari kebakaran hingga cuaca ekstrem.
Adapun respon peserta dinilai sangat positif. Mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat simulasi kebakaran digelar di lapangan terbuka.








