IAKN Kupang Gaungkan Kolaborasi Agama dan Budaya dalam Seminar Nasional

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, Metrotimornews.id — Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK), Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang kembali menunjukkan eksistensinya dalam kancah akademik nasional dengan menggelar Seminar Nasional bertema “Kolaborasi Agama dan Budaya: Strategi Penyuluhan untuk Membentuk Karakter Bangsa Berlandaskan Asta Cita sebagai Landasan Peradaban.”

Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (1/10/2025).

Seminar ini resmi dibuka oleh Wakil Rektor I IAKN Kupang, Maryon D. Pattinaja, Ph.D, mewakili Rektor. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa peradaban bangsa yang maju tidak hanya dibangun di atas kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, tetapi juga ditopang oleh kekuatan nilai spiritual dan budaya.

“Agama memberi arah moral dan spiritual, sedangkan budaya mencerminkan identitas bangsa. Keduanya harus dikolaborasikan untuk membentuk karakter bangsa yang utuh,” tegas Pattinaja.
Ia juga mengaitkan kolaborasi ini dengan Asta Cita Presiden RI dan Asta Protas Kemenag RI yang menekankan pentingnya moderasi beragama, literasi keagamaan, dan transformasi digital.

Lebih lanjut, WR 1 menegaskan tiga pilar strategis Rektor IAKN Kupang yaitu: Mentality Building, Capacity Building, dan Identity Building sebagai arah pembentukan karakter mahasiswa yang utuh di era global.

Seminar menghadirkan tiga narasumber inspiratif: Dr. Dicky Sofjan, M.A., MPP. (UGM)

Topik: “Internalisasi Nilai-nilai Asta Cita dalam Penyuluhan Agama untuk Pembentukan Mentalitas Bangsa yang Religius dan Beretika” “Penyuluh agama masa kini harus reflektif dan kontekstual. Jangan dogmatis. Harus mampu berdialog dengan realitas sosial, bukan hanya menyampaikan doktrin,” tegas Dicky.

Kurniawati Aseleo, M.Pd.K (IAKN Kupang)
Topik: “Agama, Budaya dan Asta Cita: Kolaborasi Penyuluh dalam Merajut Karakter Bangsa” Ia menekankan pentingnya pendekatan budaya lokal sebagai pintu masuk strategis dalam penyuluhan.
Sindi Junarci Foes (Mahasiswa Prodi Pendidikan Penyuluh Agama)

Topik: “Gerakan Inovatif Mahasiswa: Menyemai Asta Cita untuk Mentalitas Bangsa Progresif” Sindi menyoroti urgensi kolaborasi lintas nilai oleh generasi muda di tengah arus digitalisasi.
Diskusi dipandu interaktif oleh tiga moderator dari dosen dan mahasiswa Prodi, yaitu Merling T. L.L.C. Messakh, M.Pd, Delsylia T. Ufi, M.Si, dan Reni Rambu Karepati.

Ratusan peserta dari berbagai lembaga pendidikan dan instansi turut ambil bagian. Di antaranya: Perguruan tinggi: IAKN Kupang, IAKN Tarutung, IAKN Palangka Raya, Universitas Negeri Medan, Politeknik Negeri Kupang, STT Berea Salatiga, dan lainnya.

Kantor Kemenag dari berbagai kabupaten: TTS, TTU, Sumba, Manggarai, Malaka, Lembata, Kupang, dan Papua.
Sekolah: SD Inpres Oetfo, SD GMIT Putain 1, dan SMTK Negeri Soe.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif, panitia memberikan penghargaan dalam dua kategori: Best Question Awards:
Febe Apriani Dubu
Gustaf, S.Pd.K, Sylvester Paulus Selly, S.Th
Rut Rambu Doru, S.Th, Nimus Giri,Darlian,Maria Magdalena Djami, S.Th,Handayani Telaumbanua, S.Th,Yeti Bobu Arulinna

Best Participant:Sylvester Paulus Selly, S.Th
,Arni Mangi, S.Th,Jessica Lay

Sebagai tindak lanjut, hasil seminar akan diterbitkan dalam bentuk Book Chapter yang berisi refleksi teologis, hasil riset, dan inovasi penyuluhan berbasis budaya lokal. Buku ini diharapkan menjadi rujukan penting dalam pengembangan literasi keagamaan nasional.

Wakil Dekan 1 FKIPK, Glorius D. Keo, M.Si, dengan harapan agar semangat kolaboratif ini terus tumbuh di dunia pendidikan keagamaan.

Wakil Rektor I menutup dengan pantun:
Pergi ke Rote membeli tenun ikat,
Singgah sejenak di pantai Nembrala,
Agama dan budaya berpadu erat,

Membentuk bangsa yang berkarakter mulia.
Ketua Panitia: Irene E. Daik, M.Psi Penulis & Dokumentasi: Merling Messakh

(*tim)

Berita Terkait

Protes Nitizen Terkait Lambannya Bupati Flotim Tangani Korban Penyintas Erupsi Lewotobi Laki-laki, Mendapat Cecar dari Nitizen
PKKMB IAKN Kupang Resmi Ditutup, Wakil Rektor I: “IAKN Kupang Rumah Kita Bersama”
Ribuan Lilin Menyala di IAKN Kupang, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Gempa Flores
Stop Bullying!! Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasi Anti-Perundungan di SD GMIT Oesapa
Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi
Partai Perindo Gelar Sidang Perdana Penyelesaian Perselisihan Internal, Anggota DPRD Flores Timur Ajukan Keberatan
Kapolres Rote Ndao Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers Lewat Coffee Morning
Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:57

Protes Nitizen Terkait Lambannya Bupati Flotim Tangani Korban Penyintas Erupsi Lewotobi Laki-laki, Mendapat Cecar dari Nitizen

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:51

PKKMB IAKN Kupang Resmi Ditutup, Wakil Rektor I: “IAKN Kupang Rumah Kita Bersama”

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:30

Ribuan Lilin Menyala di IAKN Kupang, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Gempa Flores

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:14

Stop Bullying!! Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasi Anti-Perundungan di SD GMIT Oesapa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:35

Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:30

Kapolres Rote Ndao Perkuat Kolaborasi dengan Insan Pers Lewat Coffee Morning

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:10

Fransiskus Sodo Hari ini Dilantik Jadi Sekda NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:15

Anas CUP I Memasuki 8 Besar, Oeleu Family Siapkan Strategi Khusus Hadapi Lebah Hijau

Berita Terbaru