Soe, Metrotimornews.id — Kegiatan peningkatan kompetensi literasi dan numerasi bagi guru-guru SMA dan SMK di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) secara resmi ditutup pada Jumat (24/10/2025). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini berlangsung selama empat hari, sejak Selasa hingga Jumat (21–24/10/2025), di Aula SMK Negeri 2 Soe.
Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan literasi dan numerasi siswa, guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Dalam sambutannya, Koordinator Pengawas (Korwas) Pendidikan Menengah dan Khusus (Dikmensus) Kabupaten TTS, Jeremias Pelle, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.“Peningkatan kompetensi guru merupakan salah satu upaya nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan di TTS. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan ini juga melatih guru memiliki kemampuan menulis yang baik agar dapat menghasilkan karya,” ujar Jeremias Pelle.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya kebiasaan membaca bagi guru sebagai dasar untuk menulis.“Kami ingin TTS bergelora dalam dunia tulis-menulis. Ilmu yang diperoleh jangan berhenti di sini, tetapi terus dikembangkan. Kalau ingin bisa menulis, maka harus lelah dalam membaca,” tambahnya.
Selama kegiatan, para peserta mengikuti berbagai materi dan diskusi seputar strategi pembelajaran literasi numerasi yang efektif, pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, serta pengembangan kurikulum berbasis kompetensi. Selain itu, peserta juga saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penerapan literasi numerasi di sekolah masing-masing.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para guru dapat menjadi agen perubahan dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten TTS, khususnya di bidang literasi dan numerasi.
(Laporan: Albert Baunsele)








