ROTE NDAO, METROTIMORNEWS.ID— Minggu 26 Oktober 2025 Dalam suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan, Keluarga Besar Ikatan Suami Isteri dari Nusak Thie (Itasakti) menggelar Ibadah Bersama dalam rangka Bulan Keluarga Kristen yang berlangsung di Pantai Wisata Sanama, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, pada Minggu sore (26/10).
Kegiatan rohani ini menjadi momentum penting bagi keluarga Itasakti untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat iman, serta meneguhkan komitmen dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan diberkati.
Ibadah dipimpin oleh Pendeta Frasis Seka, S.Th, Ketua Majelis Jemaat GMIT Pelita Ne’e Klasis Lobalain, dengan tema yang diambil dari 1 Tesalonika 5:17, yakni “Tetaplah Berdoa.” Dalam khotbahnya, Pendeta Frasis menekankan pentingnya doa sebagai fondasi kehidupan keluarga Kristen serta mengajak setiap pasangan suami istri untuk saling menopang dalam kasih dan pengertian.
“Doa adalah nafas iman. Melalui doa, kita menjaga hubungan dengan Tuhan dan menumbuhkan kasih di tengah keluarga,” ujar Pendeta Frasis dalam penyampaian firman yang penuh penghayatan.
Turut hadir Meksi Mooy, selaku Pembina, Penasehat, sekaligus Pelindung Ikatan Suami Isteri Nusak Thie, yang memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga kesatuan keluarga sebagai dasar bagi kemajuan sosial dan spiritual komunitas.“Saya sangat mengapresiasi kebersamaan yang ditunjukkan hari ini. Ini bukan sekadar ritual, tetapi perekat hati yang membuat kita kuat menghadapi tantangan zaman. Saya akan terus mendukung kegiatan yang memperkokoh ikatan keluarga dan menumbuhkan iman yang teguh,” ungkap Meksi Mooy dengan penuh semangat.
Ia juga mengingatkan agar kasih dan pengertian menjadi dasar dalam membangun rumah tangga yang damai dan sejahtera, sehingga keluarga dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.
Acara ibadah diakhiri dengan ramah tamah yang dipenuhi suasana kekeluargaan. Para anggota Itasakti saling bertukar cerita, menikmati kebersamaan, serta menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mempererat persaudaraan.
Banyak keluarga berharap agar kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan, karena selain menjadi momen spiritual, juga menjadi wadah memperkuat komunikasi, solidaritas, dan kebersamaan antar keluarga Itasakti yang berdomisili di Ba’a dan sekitarnya.
Melalui inisiatif ini, Itasakti Ba’a tidak hanya meneguhkan iman anggotanya, tetapi juga memperlihatkan bahwa kekuatan doa dan kebersamaan adalah kunci untuk membangun keluarga yang kokoh, sejahtera, dan diberkati Tuhan.
(***)








