Jakarta, Metrotimornews.id— Nama Microsoft sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia teknologi modern. Hampir setiap komputer di dunia menggunakan sistem operasi buatannya, Windows. Namun, di balik kesuksesan raksasa teknologi ini, ada dua sosok visioner yang memulai semuanya dari mimpi sederhana di sebuah garasi kecil: Bill Gates dan Paul Allen.
Kisah Microsoft berawal pada awal tahun 1970-an, ketika dua sahabat masa SMA dari Seattle, Amerika Serikat, sama-sama terobsesi pada komputer yang kala itu masih dianggap barang langka. Bill Gates, lahir pada 28 Oktober 1955, dikenal sebagai remaja jenius yang gemar memecahkan kode komputer. Sementara Paul Allen, yang lahir dua tahun lebih tua, memiliki semangat besar untuk membawa komputer ke tangan masyarakat luas.
Titik balik terjadi pada tahun 1975. Saat itu, majalah Popular Electronics menampilkan komputer mini bernama Altair 8800. Paul Allen segera melihat peluang besar, dan bersama Gates, ia menghubungi perusahaan pembuat Altair untuk menawarkan perangkat lunak interpreter bahasa pemrograman BASIC. Setelah berhasil mendemonstrasikan program itu, keduanya mendirikan perusahaan bernama Microsoft — gabungan dari kata microcomputer dan software.
Langkah besar Microsoft dimulai ketika mereka bekerja sama dengan IBM pada awal 1980-an. Microsoft diminta menyediakan sistem operasi untuk komputer pribadi buatan IBM. Gates dan Allen kemudian membeli sistem bernama QDOS, memodifikasinya, dan menjualnya ke IBM dengan nama MS-DOS. Keputusan visioner ini membuat Microsoft menjadi pemain utama dalam dunia perangkat lunak.
Kesuksesan Microsoft mencapai puncaknya setelah merilis Windows pada tahun 1985. Antarmuka grafisnya yang mudah digunakan membuat komputer pribadi menjadi alat yang terjangkau dan akrab bagi jutaan orang. Sejak saat itu, Microsoft menjadi perusahaan teknologi terbesar di dunia, dan Bill Gates dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di planet ini.
Meski Paul Allen meninggalkan Microsoft pada awal 1980-an karena alasan kesehatan, kontribusinya sebagai rekan pendiri tetap besar. Ia kemudian aktif di bidang filantropi, olahraga, dan penelitian ilmiah hingga meninggal dunia pada tahun 2018.
Sementara Bill Gates tetap memimpin Microsoft hingga tahun 2000 sebelum beralih fokus ke kegiatan kemanusiaan melalui Bill & Melinda Gates Foundation, yang bergerak di bidang kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan global.
Dari garasi kecil di Albuquerque hingga menjadi perusahaan bernilai triliunan dolar, kisah Bill Gates dan Paul Allen adalah simbol inovasi, kerja keras, dan visi besar yang mengubah wajah dunia digital. Microsoft bukan hanya perusahaan, tetapi tonggak sejarah yang menandai awal revolusi komputer pribadi di seluruh dunia.








