Rote Ndao, Metrotimornews.Id — Hujan lebat yang mengguyur Kota Ba’a, ibu kota Kabupaten Rote Ndao, pada hari Jumat, 7 November 2025, menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang parah. Salah satu lokasi terparah adalah ruas Jalan Nusaklain di kawasan perkantoran, yang terendam banjir dan menciptakan genangan air signifikan di badan jalan.
Banjir ini memicu aksi protes simbolis dari warga sekitar. Sebagai bentuk kekecewaan terhadap lambannya perbaikan infrastruktur, warga nekat menanam pohon pisang di tengah genangan air yang menutupi badan jalan tersebut.Aksi tanam pisang ini menjadi bukti nyata kekecewaan warga terhadap pemerintah daerah yang dinilai tidak serius memperbaiki kondisi jalan yang rusak dan rawan banjir di kawasan strategis tersebut.
Berdasarkan pantauan media ini di lokasi, genangan air yang cukup dalam memaksa sejumlah pengendara roda dua untuk ekstra hati-hati saat melintas. Mereka harus mengurangi kecepatan secara drastis untuk menghindari kecelakaan atau kerusakan kendaraan akibat kondisi jalan yang tertutup air.
Warga berharap, tindakan simbolis ini dapat membuka mata pemerintah Kabupaten Rote Ndao agar segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah drainase dan perbaikan Jalan Nusaklain secara permanen, sehingga aktivitas publik di kawasan perkantoran tidak lagi terganggu setiap kali hujan turun.
(**)








