Ende,METROTIMORNEWS.ID— Perse Ende memastikan langkah ke babak delapan besar Piala Gubernur Liga IV ETMC 2025 setelah menumbangkan Persematim Manggarai Timur dengan skor meyakinkan 3-0. Laga penentu itu berlangsung di Stadion Marilonga, Kamis (27/11/2025) malam, disaksikan ribuan pendukung setia.
Gol pertama Perse lahir pada menit ke-31 melalui sundulan akurat Moh. Riswan yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Memasuki babak kedua, Jainal menggandakan keunggulan pada menit ke-56 sebelum kembali terlibat dalam proses gol ketiga pada menit ke-72 lewat tendangan kerasnya.
Kemenangan tersebut disambut meriah oleh manajemen, pemain, dan suporter Ultras Red Boys 58 yang tak henti bernyanyi sejak kickoff. Seusai pertandingan, skuad Perse langsung menghampiri tribun suporter untuk merayakan keberhasilan lolos ke delapan besar.
Manajer Perse Ende, Mikael Badeoda, menyebut kemenangan ini sangat berarti bagi perjalanan tim di ETMC XXXIV. Ia menilai hasil 3-0 menunjukkan grafik permainan Perse yang terus meningkat dari laga ke laga.
“Awalnya kita kalah, lalu menang tipis, dan kini menang besar. Anak-anak konsisten dan menunjukkan perkembangan yang baik,” kata Mikael kepada wartawan. Ia menegaskan bahwa momentum ini menjadi modal berharga menghadapi fase berikutnya.
Mikael juga memberikan apresiasi khusus kepada Ultras Red Boys 58 yang memenuhi Stadion Marilonga. Menurutnya, dukungan tanpa henti dari tribun memberikan energi ekstra bagi para pemain di lapangan.
“Ultras Red Boys adalah pemain tambahan di luar lapangan. Mereka membakar semangat tim sepanjang pertandingan,” ujarnya. Ia berharap atmosfer dukungan tersebut tetap menggelora hingga Perse mencapai target juara.
“Tetap dukung Perse agar kita bisa juara di Marilonga,” tambah Mikael penuh optimisme. Ia menilai dukungan publik menjadi faktor penting dalam menjaga performa tim di fase krusial.
Sementara itu, Pelatih Kepala Persematim, Fensi Antang (Yanto), mengaku kecewa atas kekalahan timnya meski memahami bahwa setiap pertandingan pasti menghasilkan pemenang dan pecundang. Ia menilai para pemain sudah tampil baik namun belum beruntung.
“Intinya kecewa, kami berharap menang, tapi itulah pertandingan. Anak-anak sudah bermain bagus, namun hasilnya tidak berpihak,” ujar Yanto kepada RRI. Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi untuk kerja keras para pemainnya.
Yanto juga menyoroti kepemimpinan wasit yang menurutnya sangat buruk sepanjang pertandingan. Ia menilai Asprov PSSI NTT perlu melakukan evaluasi serius terhadap perangkat pertandingan yang dinilainya tak menunjukkan kualitas memadai.
“Bukan karena kami kalah, tetapi kepemimpinan wasit kali ini paling buruk. ETMC 2025 harus dievaluasi betul dari sisi wasit,” tegas Yanto. Ia berharap perbaikan dilakukan agar kompetisi berlangsung lebih adil dan profesional.
Turnamen Piala Gubernnur Liga IV ETMC ke XXX1V tahun 2025 setelah babak 16 besar kini akan memasuki babak 8 besar . Adapun Delapan tim yang lolos 8 Besar yakni Persab Belu, PSN, PS Malaka, Bajak Laut FC, Persada SDB, Persekota, Persena dan Perse Ende.
Sumber : RRI.co.id








