Kobarkan Semangat Nasionalisme, FKIPK IAKN Kupang Gelar Lomba Pidato “Pancasila Sebagai Identitas Bangsa”

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUPANG, METRO TIMORNEWS.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang sukses menyelenggarakan lomba pidato tingkat SMA/SMTK/SMK pada 10-11 Maret 2026. Mengusung tema besar “Pancasila Sebagai Identitas Bangsa”, ajang ini menjadi panggung bagi generasi muda untuk menyuarakan kecintaan mereka terhadap tanah air.

Membangun Mentalitas Kampus Sadar Komunitas

Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan biasa. Menurutnya, ini adalah langkah strategis untuk menumbuhkembangkan semangat nasionalisme serta memperluas wawasan kebangsaan di kalangan pelajar.

“Kami ingin memastikan 33 peserta yang hadir mendapatkan kesempatan emas untuk membangun kapasitas diri. Mereka adalah calon pemimpin yang harus memahami betul ideologi berbangsa dan bernegara,” ujar Dr. I Made Suardana saat diwawancarai awak media di halaman kampus IAKN Kupang.

Dr. I Made Suardana juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi “Sepuluh Penguatan Mentalitas Kelembagaan”, khususnya dalam membangun Kampus Sadar Komunitas. Kesadaran ini tidak hanya berlaku secara internal, tetapi juga bagaimana civitas akademika IAKN Kupang mampu menjadi ruang belajar produktif yang berdampak bagi komunitas sosial kemasyarakatan dan keagamaan, baik di NTT maupun di level nasional.

“Dunia pendidikan, dari tingkat SMA hingga Perguruan Tinggi, adalah ruang kolaborasi untuk menyemai kompetensi multikultural. Kami ingin dunia akademik menjadi fondasi kokoh bagi kesadaran berbangsa,” tambahnya sembari memberikan apresiasi tinggi kepada FKIPK atas terselenggaranya acara ini.

Menanamkan Ideologi Sejak Dini

Senada dengan Rektor, Plt. Dekan FKIPK, Delsylia T. Ufi, M.Si., menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah internalisasi nilai-nilai Pancasila. Tercatat sebanyak 33 peserta dari 26 sekolah berbeda turut berpartisipasi dengan penuh antusias.

“Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan identitas yang harus diamalkan dalam seluruh aspek kehidupan. Kami ingin nilai-nilai ini tertanam kuat di hati para siswa dan seluruh civitas akademika,” ungkap Delsylia.

Ke depan, FKIPK berkomitmen untuk memperluas jangkauan kegiatan ini. Delsylia berharap kompetensi serupa dapat melibatkan siswa di level Sekolah Dasar (SD). Baginya, implementasi Pancasila harus dimulai sedini mungkin dan mencakup seluruh kategori usia warga negara Indonesia.

Melalui lomba pidato ini, IAKN Kupang membuktikan peran strategisnya sebagai lembaga pendidikan tinggi keagamaan yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI melalui penguatan ideologi generasi muda.

Reporter: Martin Knaufmone

Berita Terkait

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban
Usia 29 Tahun, Talita Tlonaen Raih Gelar Doktor di Wisuda Ke-X IAKN Kupang
Aksi Demo FOKAL Suarakan Delapan Tuntutan di Lembata
40 Ekor Bibit Sapi Bali Dikabarkan Mati Saat Tiba di Sentra Wulo Kolo
DPRD Flores Timur Pending Program Sereh Merah, Big Push Peternakan Dapat Tambahan Anggaran
Cegah Peredaran Pil Koplo, Satresnarkoba Sumba Timur Sidak Pasar Melolo
MGMP Sejarah Se-Kabupaten TTS Gelar Kegiatan di SMAN 1 Soe, Bahas Pembelajaran Kontekstual hingga Penulisan Sejarah Lokal
Lebih dari 100 Warga Ikuti Tracing TB dan Cek Kesehatan Gratis di Desa Manufui

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:39

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:51

Usia 29 Tahun, Talita Tlonaen Raih Gelar Doktor di Wisuda Ke-X IAKN Kupang

Selasa, 29 September 2026 - 16:34

Aksi Demo FOKAL Suarakan Delapan Tuntutan di Lembata

Selasa, 29 September 2026 - 16:30

40 Ekor Bibit Sapi Bali Dikabarkan Mati Saat Tiba di Sentra Wulo Kolo

Minggu, 27 September 2026 - 21:50

DPRD Flores Timur Pending Program Sereh Merah, Big Push Peternakan Dapat Tambahan Anggaran

Jumat, 25 September 2026 - 12:29

Cegah Peredaran Pil Koplo, Satresnarkoba Sumba Timur Sidak Pasar Melolo

Jumat, 25 September 2026 - 12:23

MGMP Sejarah Se-Kabupaten TTS Gelar Kegiatan di SMAN 1 Soe, Bahas Pembelajaran Kontekstual hingga Penulisan Sejarah Lokal

Rabu, 16 September 2026 - 21:25

Lebih dari 100 Warga Ikuti Tracing TB dan Cek Kesehatan Gratis di Desa Manufui

Berita Terbaru