SOE, METROTIMORNEWS.ID – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, berjalan lancar dan aman terkendali selama tiga hari, Rabu hingga Jumat, 17–19 Juni 2026.
Ketua Panitia SPMB SMAN 1 Soe, Dionisia Lakapu, saat dikonfirmasi media, Jumat 19 Juni 2026, menegaskan pelaksanaan tahun ini sesuai petunjuk teknis dan aturan yang berlaku.

“Untuk SPMB tahun ini berjalan baik dan lancar sesuai juknis. Walaupun ada yang tidak dapat mendaftar, itu karena semua anak berebutan mendaftar sehingga ada yang kecewa. Tapi semua sudah kami bagi per sesi. Hari pertama dibagi dua sesi, sesi pertama jam 08.00 dan sesi kedua jam 13.00,” tandasnya.
Dionisia menjelaskan kuota hari kedua dan ketiga tetap dibuka hingga hari terakhir. Pihaknya juga memberi peluang bagi calon peserta didik yang belum sempat mendaftar pada sesi pagi.
“Hari kedua juga demikian dengan kuota yang tersisa sampai hari ketiga hari ini. Walaupun ada yang belum bisa mendaftar, masih ada peluang pada jam 1 siang ini dan akan ditutup pada jam 4 sore hari ini.jika kuota belum penuh hari ini maka akan dibuka lagi pada gelombang kedua. Jika saat pendaftaran ulang ada yang mengundurkan diri, maka akan dibuka pendaftaran susulan pada 1 Juli 2026,” jelasnya.
Tahun ini SMAN 1 Soe membuka kuota 12 rombongan belajar. Setiap rombel terdiri dari 36 peserta didik, sehingga total daya tampung 432 siswa baru.
Sementara itu, Admin SPMB Obednego Naatonis menambahkan sistem SPMB 2026 berbeda dengan tahun sebelumnya. Pembagian kuota per sesi kini ditentukan langsung dari provinsi.
“Untuk SPMB tahun ini berbeda karena setiap sesi sudah ditentukan dari provinsi berapa kuotanya. Jadi hari pertama kami gabungkan dua sesi untuk memperoleh jumlahnya. Selama tiga hari dan belum semuanya terisi hingga hari ini. Kalau dulu satu hari pertama kuota penuh aplikasinya langsung tutup, tapi sekarang kuotanya dimaksimalkan selama tiga hari,” jelas Obednego.
Ia juga menyampaikan, pada kamis 18 Juni 2026, Koordinator Pengawas dan Pengawas Pembina melakukan monitoring pelaksanaan SPMB secara online di sekolah tersebut untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas proses penerimaan.
SPMB lancar di SMAN 1 Soe menjadi bukti komitmen sekolah favorit di TTS dalam memberikan layanan penerimaan yang tertib, adil, dan tanpa pungutan.
(Albert Baunsele)
–








