HUT Bhayangkara ke-80, Polres Flotim Musnahkan Ratusan Senpi Rakitan dan Sajam Bekas Konflik Adonara

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LARANTUKA, MetroTimorNews.id – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres Flores Timur untuk memusnahkan ratusan senjata api rakitan dan senjata tajam yang sebelumnya digunakan dalam konflik antarwarga di Dusun Bele, Desa Waiburak dan Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (1/7/2026).

Sebanyak 863 barang bukti dimusnahkan setelah diserahkan secara sukarela oleh kedua kelompok warga yang sebelumnya terlibat konflik. Peristiwa tersebut mengakibatkan banyak korban luka, puluhan rumah terbakar dan rusak, serta menyisakan trauma bagi masyarakat, terutama kelompok rentan.

Kapolres Flores Timur, AKBP Adhytia Octorio Putra, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 86 busur, 174 pucuk senjata api rakitan, 243 anak panah, dan 258 butir amunisi.

Meski seluruh senjata dimusnahkan, Kapolres menegaskan proses hukum terhadap pelaku tindak pidana pembakaran rumah tetap berjalan. Hingga kini, polisi telah menahan tiga orang, dengan salah satunya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Untuk senpira (senjata api rakitan) tidak proses, yang kita proses hukum itu adalah tindak pidana pembakaran,” tegas AKBP Adhytia Octorio Putra.

Kapolres memberikan apresiasi kepada masyarakat dari kedua desa yang telah menunjukkan kesadaran tinggi dengan menyerahkan senjata secara sukarela sebagai bentuk komitmen mengakhiri konflik. Kegiatan pemusnahan tersebut turut disaksikan tokoh masyarakat, tokoh adat, serta pemerintah desa dari kedua wilayah yang sebelumnya bertikai.

“Diharapkan agar ke depan tidak ada konflik lagi,” pesannya.

Menurut Kapolres, keberhasilan meredam konflik sosial di Adonara Timur tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, pemerintah daerah hingga seluruh elemen masyarakat yang terus mendorong terciptanya perdamaian.

Ia menambahkan, Polres Flores Timur akan terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan konsekuensi hukum kepemilikan senjata api rakitan maupun berbagai tindakan yang melanggar hukum. Langkah tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Meski situasi di wilayah Adonara Timur kini mulai berangsur kondusif, pemerintah daerah diharapkan terus mengintensifkan upaya rekonsiliasi sosial agar hubungan antarwarga semakin pulih. Rekatnya kembali persaudaraan dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis di masa mendatang.

(*RS)

Berita Terkait

Menghubungkan Dua Tepian, TNI Wujudkan Harapan Warga Lewat Jembatan Gantung Sungai Menaula
10 Tenaga kesehatan diduga hina pasien BPJS di media sosial, sanksi menanti
Sat Resnarkoba Sumba Timur Gencarkan Edukasi “Tanah Marapu Bersih Narkoba”
Tiap Momen Dijadikan Kesempatan, Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur Gaungkan “Tanah Marapu Bersih Narkoba” di Forum Konsultasi Publik
Tinggal Hitungan Jam! PMB IAKN Kupang Ditutup 7 Agustus, Kesempatan Terakhir Kuliah di Kampus Kristen Negeri Satu-satunya di Nusa Tenggara dan Bali
6 Mahasiswa KKN UMK Resmi Mengabdi di Desa Anin, Siap Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat
Dosen UNDANA Dampingi MGMP Biologi Kota Soe Olah Limbah Organik Jadi Kompos Pakai Mesin Tabolabale Drum Komposter
Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:55

Menghubungkan Dua Tepian, TNI Wujudkan Harapan Warga Lewat Jembatan Gantung Sungai Menaula

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:00

10 Tenaga kesehatan diduga hina pasien BPJS di media sosial, sanksi menanti

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:45

Sat Resnarkoba Sumba Timur Gencarkan Edukasi “Tanah Marapu Bersih Narkoba”

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:47

Tinggal Hitungan Jam! PMB IAKN Kupang Ditutup 7 Agustus, Kesempatan Terakhir Kuliah di Kampus Kristen Negeri Satu-satunya di Nusa Tenggara dan Bali

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:11

6 Mahasiswa KKN UMK Resmi Mengabdi di Desa Anin, Siap Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:23

Dosen UNDANA Dampingi MGMP Biologi Kota Soe Olah Limbah Organik Jadi Kompos Pakai Mesin Tabolabale Drum Komposter

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:49

Perseftim U-17 Tersingkir, KONI Tak Cairkan Sisa Dana Rp20 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:36

Trofeo Generasi Muda Skinu 2026 Resmi Berlabuh, Oe’ekam Warriors FC Tampil Sebagai Juara

Berita Terbaru

Opini

Website, Sumber Pendapatan Baru di Era Digital

Jumat, 7 Agu 2026 - 23:03