YPKM–KASOGI Kirim 121 Calon Mahasiswa Melanjutkan Pendidikan ke STIE IEU dan SBI Jogja

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SOE, METRO TIMORNEWS.ID — Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) bersama Komunitas Soe Berbagi (KASOGI) kembali menunjukkan komitmennya dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberangkatan 121 calon mahasiswa baru yang berasal dari sejumlah kabupaten di NTT untuk melanjutkan pendidikan ke STIE IEU dan SBI Jogja melalui program beasiswa YPKM–KASOGI.

Pemberangkatan calon mahasiswa berlangsung Kamis, 13 Agustus 2026, dan dipusatkan di Sekretariat YPKM–KASOGI, Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Momen tersebut turut dihadiri para orang tua dan wali calon mahasiswa yang datang memberikan dukungan sekaligus melepas keberangkatan anak-anak mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Suasana pemberangkatan berlangsung penuh harapan. Bagi para calon mahasiswa, keberangkatan tersebut bukan sekadar perjalanan menuju kota pelajar, tetapi menjadi langkah awal untuk mengejar cita-cita sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi daerah.

Ketua YPKM, Sandy Rupidara, mengatakan program pendidikan tersebut merupakan bagian dari komitmen YPKM bersama KASOGI untuk membantu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) NTT yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kompetensi, serta karakter yang kuat.

“Ini merupakan bagian dari upaya YPKM dan KASOGI dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Kami berharap adik-adik yang hari ini berangkat bisa belajar dengan sungguh-sungguh, kemudian kembali dan mengambil bagian dalam membangun daerah,” tegas Sandy.

Menurut Sandy, kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi harus dimanfaatkan secara maksimal. Para calon mahasiswa tidak hanya dituntut mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus mampu membangun karakter, menjaga integritas, disiplin, serta membawa nama baik keluarga dan lembaga yang memberikan kesempatan pendidikan.

Ia pun menitipkan pesan khusus kepada seluruh calon mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh.

“Tekunlah belajar. Jaga nama baik orang tua dan yayasan. Kalian membawa harapan banyak orang, sehingga kesempatan ini harus dijalani dengan penuh tanggung jawab,” pesan Sandy.

Bukan Sekadar Beasiswa, tetapi Investasi Masa Depan

Program beasiswa YPKM–KASOGI dinilai tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi bentuk investasi sosial untuk membangun masa depan generasi muda NTT.

Melalui akses pendidikan tinggi, para penerima beasiswa diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang nantinya dapat menjadi modal untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

Salah satu calon mahasiswa, Yofi Benu, mengungkapkan rasa syukur setelah mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa YPKM–KASOGI.

Menurut Yofi, kesempatan tersebut merupakan sebuah kebanggaan sekaligus motivasi untuk belajar lebih giat dan berjuang meraih cita-cita.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada YPKM dan KASOGI yang telah membuka peluang bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena mendapatkan kesempatan ini. Kami akan berusaha belajar dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan yang diberikan sebaik mungkin,” ungkap Yofi.

121 Anak Muda, 121 Harapan untuk NTT

Pemberangkatan 121 calon mahasiswa tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga, yayasan, dan masyarakat yang menaruh harapan terhadap masa depan generasi muda NTT.

Setiap mahasiswa yang berangkat membawa cerita, cita-cita, dan harapan masing-masing. Namun, di balik perjalanan tersebut terdapat satu harapan yang sama: memperoleh pendidikan yang baik dan kelak mampu kembali memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.

YPKM–KASOGI berharap para penerima program dapat menjalani pendidikan dengan penuh kesungguhan, menjaga disiplin, serta terus mengembangkan kemampuan dan karakter selama berada di bangku kuliah.

Keberangkatan ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan dapat menjadi jembatan untuk membuka masa depan. Ketika kesempatan diberikan dan dijalani dengan kesungguhan, generasi muda dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Dengan diberangkatkannya 121 calon mahasiswa ke STIE IEU dan SBI Jogja, YPKM–KASOGI kembali menegaskan komitmennya untuk ikut mengambil bagian dalam mencerdaskan generasi muda NTT.

Hari ini mereka berangkat membawa koper dan impian. Kelak, mereka diharapkan kembali membawa ilmu, pengalaman, dan kemampuan untuk membangun NTT.

MTID DEPO

Berita Terkait

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK
Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru
SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026
SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026
SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT
Sampah Kota Soe Terus Bertambah, DLH TTS Benahi Fasilitas Secara Bertahap
Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan
FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:12

Cegah Penyalahgunaan Obat Keras, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Periksa Apotek Kambaniru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:36

SMKN Lobalain Apresiasi Partisipasi dalam Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:54

SMKN 1 Kabupaten Kupang Tegaskan: Bukan Sekadar Menang, Siswa Harus Pulang Bawa Ilmu dari Bootcamp IoT 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47

SMKN Pantai Baru Ikuti Bootcamp dan Challenge IoT 2026, Cetak Inovator Muda NTT

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:00

Antrean Pertalite Mengular di TTS, Yabes Nubatonis Soroti Distribusi dan Pengawasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:16

FKIPK IAKN Kupang Gelar Pelatihan Rumah Ibadah Inklusif di TTS, Tekankan Kasih, Kesetaraan, dan Tata Kelola Transparan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:56

Mahasiswa Pendidikan Penyuluh Agama FKIPK IAKN Kupang Raih Juara 1 dan 2 Lomba Nasional Cipta Media Kreasi Pembelajaran 2026

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35