SOE, METRO TIMORNEWS.ID — Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) bersama Komunitas Soe Berbagi (KASOGI) kembali menunjukkan komitmennya dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberangkatan 121 calon mahasiswa baru yang berasal dari sejumlah kabupaten di NTT untuk melanjutkan pendidikan ke STIE IEU dan SBI Jogja melalui program beasiswa YPKM–KASOGI.
Pemberangkatan calon mahasiswa berlangsung Kamis, 13 Agustus 2026, dan dipusatkan di Sekretariat YPKM–KASOGI, Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Momen tersebut turut dihadiri para orang tua dan wali calon mahasiswa yang datang memberikan dukungan sekaligus melepas keberangkatan anak-anak mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Suasana pemberangkatan berlangsung penuh harapan. Bagi para calon mahasiswa, keberangkatan tersebut bukan sekadar perjalanan menuju kota pelajar, tetapi menjadi langkah awal untuk mengejar cita-cita sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi daerah.
Ketua YPKM, Sandy Rupidara, mengatakan program pendidikan tersebut merupakan bagian dari komitmen YPKM bersama KASOGI untuk membantu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) NTT yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kompetensi, serta karakter yang kuat.
“Ini merupakan bagian dari upaya YPKM dan KASOGI dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul. Kami berharap adik-adik yang hari ini berangkat bisa belajar dengan sungguh-sungguh, kemudian kembali dan mengambil bagian dalam membangun daerah,” tegas Sandy.
Menurut Sandy, kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi harus dimanfaatkan secara maksimal. Para calon mahasiswa tidak hanya dituntut mengejar prestasi akademik, tetapi juga harus mampu membangun karakter, menjaga integritas, disiplin, serta membawa nama baik keluarga dan lembaga yang memberikan kesempatan pendidikan.
Ia pun menitipkan pesan khusus kepada seluruh calon mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh.
“Tekunlah belajar. Jaga nama baik orang tua dan yayasan. Kalian membawa harapan banyak orang, sehingga kesempatan ini harus dijalani dengan penuh tanggung jawab,” pesan Sandy.
Bukan Sekadar Beasiswa, tetapi Investasi Masa Depan
Program beasiswa YPKM–KASOGI dinilai tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi bentuk investasi sosial untuk membangun masa depan generasi muda NTT.
Melalui akses pendidikan tinggi, para penerima beasiswa diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang nantinya dapat menjadi modal untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Salah satu calon mahasiswa, Yofi Benu, mengungkapkan rasa syukur setelah mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa YPKM–KASOGI.
Menurut Yofi, kesempatan tersebut merupakan sebuah kebanggaan sekaligus motivasi untuk belajar lebih giat dan berjuang meraih cita-cita.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada YPKM dan KASOGI yang telah membuka peluang bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena mendapatkan kesempatan ini. Kami akan berusaha belajar dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan yang diberikan sebaik mungkin,” ungkap Yofi.
121 Anak Muda, 121 Harapan untuk NTT
Pemberangkatan 121 calon mahasiswa tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga, yayasan, dan masyarakat yang menaruh harapan terhadap masa depan generasi muda NTT.
Setiap mahasiswa yang berangkat membawa cerita, cita-cita, dan harapan masing-masing. Namun, di balik perjalanan tersebut terdapat satu harapan yang sama: memperoleh pendidikan yang baik dan kelak mampu kembali memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.
YPKM–KASOGI berharap para penerima program dapat menjalani pendidikan dengan penuh kesungguhan, menjaga disiplin, serta terus mengembangkan kemampuan dan karakter selama berada di bangku kuliah.
Keberangkatan ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan dapat menjadi jembatan untuk membuka masa depan. Ketika kesempatan diberikan dan dijalani dengan kesungguhan, generasi muda dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Dengan diberangkatkannya 121 calon mahasiswa ke STIE IEU dan SBI Jogja, YPKM–KASOGI kembali menegaskan komitmennya untuk ikut mengambil bagian dalam mencerdaskan generasi muda NTT.
Hari ini mereka berangkat membawa koper dan impian. Kelak, mereka diharapkan kembali membawa ilmu, pengalaman, dan kemampuan untuk membangun NTT.
MTID DEPO








