PIKI Peduli Bergerak ke Pusat Gempa Nagekeo, 259 Kepala Keluarga Terdampak Terima Bantuan

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NAGEKEO, METROTIMORNEWS.ID — Di tengah dampak gempa Flores yang masih dirasakan masyarakat, Tim PIKI Peduli bergerak langsung ke sejumlah wilayah terdampak di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026).

Kehadiran tim tidak sekadar membawa bantuan, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas dengan mendatangi langsung masyarakat yang terdampak kerusakan rumah maupun warga pesisir yang mengalami dampak kenaikan air laut pascagempa.

Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan Posko Terpadu PGI–GMIT–Klasis Flores Barat di sejumlah titik wilayah terdampak.

Tim PIKI Peduli pertama kali menyambangi Kelurahan Nagesapadhi, Kecamatan Boawae, sekitar pukul 12.30 WITA. Di wilayah yang disebut sebagai salah satu pusat gempa tersebut, bantuan disalurkan kepada 73 kepala keluarga terdampak.

Selanjutnya, tim bergerak menuju Kelurahan Natanage, Kecamatan Boawae. Di lokasi ini, bantuan diberikan kepada 36 kepala keluarga terdampak yang merupakan anggota Jemaat GMIT Pniel Boawae.

Dengan demikian, sebanyak 109 kepala keluarga di Kecamatan Boawae menerima paket bantuan sembako.

Setiap paket bantuan terdiri dari beras SPHP 5 kilogram, gula pasir Kristal 1 kilogram, minyak goreng 800 mililiter, dua bungkus biskuit, 10 bungkus mi instan, tiga bungkus kopi sachet, serta satu paket teh.

Dalam proses pendistribusian tersebut, Tim PIKI Peduli turut mendapat dukungan dari pemuda Posko Terpadu dan GMKI Cabang Kupang, khususnya dalam proses pengangkutan bantuan hingga diterima masyarakat.

Usai penyaluran di Kecamatan Boawae, Tim PIKI Peduli melanjutkan perjalanan menuju Posko Bantuan Gabungan BNPB di Dadiwuwu, Kelurahan Lape, Kecamatan Nangandero.

Di posko tersebut, PIKI Peduli menyalurkan 150 paket sembako, 10 paket obat-obatan, dan satu dus susu.

Posko Gabungan Dadiwuwu menjadi salah satu lokasi penampungan masyarakat terdampak gempa dari sejumlah wilayah. Sebanyak 21 tenda gabungan didirikan untuk menampung warga dari empat wilayah terdampak, yakni Dangu, Lape, Nangandero, dan Aeramo, dengan jumlah mencapai 509 kepala keluarga.

Sebagian warga yang mengungsi di posko tersebut merupakan masyarakat pesisir yang bekerja sebagai nelayan. Gempa menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan sedang hingga berat.

Kondisi tersebut diperparah dengan kenaikan air laut pascagempa yang mencapai sekitar satu meter sehingga turut berdampak terhadap kawasan permukiman masyarakat pesisir.

Pada pukul 16.30 hingga 17.30 WITA, Tim PIKI Peduli juga mengunjungi kawasan perumahan nelayan yang terdampak kenaikan air laut sesaat setelah gempa.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus mengetahui dampak yang dialami warga di kawasan pesisir.

PIKI: Masyarakat Flores Tidak Sendiri

Kepala Kesekretariatan DPP PIKI, Timotius Lubis, mengatakan kehadiran PIKI Peduli di Nagekeo merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk hadir secara langsung bersama masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami hadir di Nagekeo bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk melihat dan merasakan secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Flores tahu bahwa mereka tidak sendiri. PIKI akan terus berupaya hadir dan memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujar Timotius Lubis.

Sementara itu, Koordinator Posko Gabungan Dadiwuwu, Mansur Muhaimin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PIKI Peduli yang telah hadir secara langsung dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan para pengungsi sekaligus menjadi bentuk perhatian dan dukungan bagi masyarakat yang sedang menghadapi kondisi pascabencana.

Melalui aksi kemanusiaan tersebut, PIKI Peduli kembali menegaskan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat dalam situasi bencana.

 

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa sembako, obat-obatan, dan susu, tetapi juga diwujudkan melalui kehadiran langsung untuk melihat kondisi warga serta memahami kebutuhan mereka di lapangan.

PIKI juga menyampaikan apresiasi kepada Posko Terpadu PGI–GMIT–Klasis Flores Barat, Posko Bantuan Gabungan BNPB Dadiwuwu, para pemuda Posko Terpadu, GMKI Cabang Kupang, serta seluruh pihak yang telah membantu proses pendistribusian bantuan sehingga berjalan aman dan lancar.

Perjalanan Tim PIKI Peduli di Nagekeo merupakan bagian dari rangkaian pelayanan kemanusiaan PIKI Peduli Bencana Flores.

Dari wilayah pusat gempa hingga kawasan pesisir terdampak, kehadiran PIKI diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga memberikan penguatan dan harapan bagi warga yang tengah menghadapi masa sulit.

Gempa mungkin meninggalkan luka, tetapi solidaritas harus meninggalkan harapan. PIKI Peduli akan terus bergerak, hadir, dan melayani masyarakat yang membutuhkan.

PIKI Peduli Bencana Flores

Ad Caritas Et Veritas

Demi Kasih dan Kebenaran

Berita Terkait

Sat Resnarkoba Edukasi Pemuda Cegah Penyalahgunaan OKT
PN Pangkalan Bun Vonis 15 Tahun Penjara Kurir 1 Kg Narkotika di Sukamara
Empat Tim Putra Berebut Tiket ke Final Manufui Cup 2026, Duel Sengit Tersaji Hari Ini
Protes Nitizen Terkait Lambannya Bupati Flotim Tangani Korban Penyintas Erupsi Lewotobi Laki-laki, Mendapat Cecar dari Nitizen
PKKMB IAKN Kupang Resmi Ditutup, Wakil Rektor I: “IAKN Kupang Rumah Kita Bersama”
Ribuan Lilin Menyala di IAKN Kupang, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Gempa Flores
Stop Bullying!! Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasi Anti-Perundungan di SD GMIT Oesapa
Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:31

Sat Resnarkoba Edukasi Pemuda Cegah Penyalahgunaan OKT

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:28

PIKI Peduli Bergerak ke Pusat Gempa Nagekeo, 259 Kepala Keluarga Terdampak Terima Bantuan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:05

PN Pangkalan Bun Vonis 15 Tahun Penjara Kurir 1 Kg Narkotika di Sukamara

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:20

Empat Tim Putra Berebut Tiket ke Final Manufui Cup 2026, Duel Sengit Tersaji Hari Ini

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:51

PKKMB IAKN Kupang Resmi Ditutup, Wakil Rektor I: “IAKN Kupang Rumah Kita Bersama”

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:30

Ribuan Lilin Menyala di IAKN Kupang, Doa dan Donasi Mengalir untuk Korban Gempa Flores

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:14

Stop Bullying!! Mahasiswa KKN UMKOE Sosialisasi Anti-Perundungan di SD GMIT Oesapa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:35

Wakil Rektor I IAKN Kupang Bekali Mahasiswa Baru, Integritas dan Karakter Kristiani Jadi Fondasi

Berita Terbaru