KPK dan Pemprov NTT Perkuat Sinergi Awasi Proyek Garam Nasional

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, [METROTIMORNEWS.ID]— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia terus memperkuat peran pencegahan dan pengawasan terhadap proyek strategis nasional, termasuk pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selasa (14/10/2025), Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menerima kunjungan Direktorat Monitoring KPK RI di ruang kerjanya. Tim dipimpin oleh Anik Rahmawati, didampingi M. Agung Sasongko dan Arrum Retnosari.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas langkah strategis agar proyek K-SIGN berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik dan bebas dari potensi penyimpangan.

“Pendekatan yang kami dorong bukan hanya soal penindakan, tetapi pencegahan — membangun budaya kerja yang bersih dan akuntabel sejak awal,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.

Ia menegaskan bahwa proyek K-SIGN sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Pusat, sementara peran pemerintah provinsi adalah memastikan lingkungan kerja yang transparan, kondusif, dan berintegritas.

“Kami sangat menghargai kolaborasi yang dibangun bersama KPK. Ini bukan hanya tentang proyek, tetapi tentang membangun kepercayaan publik dan memastikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan target produksi dua juta ton garam per tahun, proyek K-SIGN diyakini akan menjadi lompatan besar menuju kemandirian garam nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir Rote Ndao.

Gubernur Melki menutup dengan pesan tegas, “Transparansi dan integritas bukan pilihan, melainkan kewajiban moral dalam setiap langkah pembangunan di NTT.”

Berita Terkait

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban
Usia 29 Tahun, Talita Tlonaen Raih Gelar Doktor di Wisuda Ke-X IAKN Kupang
Aksi Demo FOKAL Suarakan Delapan Tuntutan di Lembata
40 Ekor Bibit Sapi Bali Dikabarkan Mati Saat Tiba di Sentra Wulo Kolo
DPRD Flores Timur Pending Program Sereh Merah, Big Push Peternakan Dapat Tambahan Anggaran
Cegah Peredaran Pil Koplo, Satresnarkoba Sumba Timur Sidak Pasar Melolo
MGMP Sejarah Se-Kabupaten TTS Gelar Kegiatan di SMAN 1 Soe, Bahas Pembelajaran Kontekstual hingga Penulisan Sejarah Lokal
Lebih dari 100 Warga Ikuti Tracing TB dan Cek Kesehatan Gratis di Desa Manufui

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:39

Yabes Nubatonis Desak Pemda TTS Serius Awasi Distribusi BBM Bersubsidi, Warga Pelosok Jangan Jadi Korban

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:51

Usia 29 Tahun, Talita Tlonaen Raih Gelar Doktor di Wisuda Ke-X IAKN Kupang

Selasa, 29 September 2026 - 16:34

Aksi Demo FOKAL Suarakan Delapan Tuntutan di Lembata

Selasa, 29 September 2026 - 16:30

40 Ekor Bibit Sapi Bali Dikabarkan Mati Saat Tiba di Sentra Wulo Kolo

Minggu, 27 September 2026 - 21:50

DPRD Flores Timur Pending Program Sereh Merah, Big Push Peternakan Dapat Tambahan Anggaran

Jumat, 25 September 2026 - 12:29

Cegah Peredaran Pil Koplo, Satresnarkoba Sumba Timur Sidak Pasar Melolo

Jumat, 25 September 2026 - 12:23

MGMP Sejarah Se-Kabupaten TTS Gelar Kegiatan di SMAN 1 Soe, Bahas Pembelajaran Kontekstual hingga Penulisan Sejarah Lokal

Rabu, 16 September 2026 - 21:25

Lebih dari 100 Warga Ikuti Tracing TB dan Cek Kesehatan Gratis di Desa Manufui

Berita Terbaru

Daerah

Kadis Pendidikan NTT Tekankan Tiga Kriteria Siswa SMK

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:35